Dikepung Kabar Buruk, IHSG Sesi I (9/3) Anjlok 3,49 Persen!
:
0
Rona merah papan perdagangan BEI. Foto: EmitenNews.
EmitenNews.com - Tekanan jual besar-besaran menghantam pasar saham Indonesia pada awal pekan. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia ditutup melemah 3,49 persen ke level 7.321,07 pada akhir sesi I perdagangan Senin (9/3/2026).
Sepanjang sesi pagi, IHSG sempat terperosok lebih dalam. Indeks bahkan anjlok hingga 5,56 persen ke level 7.163 pada pukul 09.12 JATS.
Nilai transaksi pasar tercatat sekitar Rp14 triliun, sementara tekanan di pasar juga sejalan dengan pelemahan nilai tukar rupiah yang berada di kisaran Rp16.970 per dolar AS, turun sekitar 0,33 persen.
Sentimen negatif datang dari meningkatnya ketegangan geopolitik global, terutama antara Amerika Serikat dan Iran yang memicu lonjakan harga minyak dunia. Kondisi tersebut memicu aksi jual aset berisiko di berbagai bursa global.
Tekanan tidak hanya terjadi di Indonesia. Bursa Asia juga mengalami koreksi tajam. Indeks Nikkei 225 dilaporkan merosot sekitar 7 persen, sementara Kospi di Korea Selatan melemah lebih dari 8 persen pada perdagangan siang hari.
Di dalam negeri, pelemahan IHSG diikuti oleh seluruh kesebelasan indeks sektoral yang berada di zona merah. Koreksi terdalam terjadi pada:
IDXBASIC (Sektor Barang Baku) turun 5,55 persen
IDXCYCLICAL (Sektor Konsumer Siklikal) melemah 5,25 persen
IDXINDUSTRY (Sektor Industri) turun 4,92 persen
IDXINFRA (Sektor Infrastruktur) melemah 4,58 persen
Related News
Kendali Tak Berganti, POOL Jual 30% Saham POLA ke Investor Singapura
Pembeli Siaga, Hapsoro Siap Eksekusi Right Issue BUVA
Jadi Induk Otomotif Roda 3, INPS Caplok Dealer APPKTM Rp5,8 Miliar
Disorot Bursa, 3 Saham UMA Ini Lanjut Melorot—Salah Satunya ARB
Rights Issue BUVA Dibeking Hapsoro, Incar Dana Rp1,53 Triliun
Empat Saham Masuk Suspensi BEI, Satu Terjerat Kasus Going Concern





