EmitenNews.com - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk atau bank bjb bersiap melunasi surat utang yang akan jatuh tempo pada pertengahan bulan ini. Berdasarkan data pemeringkat efek Pefindo, obligasi milik entitas perbankan daerah tersebut bernilai Rp74,0 miliar.

Efek utang yang bakal jatuh tempo pada Minggu (18/10) tersebut merupakan Obligasi Berkelanjutan I Tahap III Tahun 2019 Seri C. Surat utang ini memegang peringkat idAA- dari Pefindo.

Perseroan mengonfirmasi rencana pelunasan kewajiban tersebut dengan mengandalkan kemampuan keuangan mandiri tanpa pendanaan eksternal. Perusahaan berencana melunasi surat utang yang akan jatuh tempo tersebut menggunakan dana internal.

Langkah pelunasan ini disokong oleh likuiditas perseroan yang memadai di pasar domestik. Posisi kas tercatat serta penempatan pada Bank Indonesia milik bank bjb mencapai Rp9,2 triliun per akhir bulan Agustus 2026.

Ketersediaan dana likuid yang melimpah tersebut memastikan kesiapan bank bjb dalam memenuhi kewajiban pembayaran pokok obligasi tepat waktu kepada para pemegang surat utang.(*)