EmitenNews.com - PT NexAI Digital Infrastruktur Tbk (MGLV) menyampaikan bahwa dua anak usahanya telah memperoleh fasilitas pinjaman dari BNI untuk ekspansi bisnis data center.

Kedua anak usaha MGLV yang dimaksud adalah PT Nextier Askara Center (NAC) dan PT Nextier GenAi Center (NGC). Masing-masing mengantongi fasilitas pinjaman dari BNI maksimum Rp4,12 triliun dengan jangka waktu enam bulan dan Rp6,62 triliun dengan jangka waktu tujuh bulan.

Dalam keterbukaan informasi, manajemen MGLV juga menerangkan bahwa perseroan telah memberikan jaminan perusahaan alias corporate guarantee dalam perjanjian fasilitas NAC dan NGC tersebut.

Manajemen menjelaskan, bahwa pemberian fasilitas pinjaman NAC akan ditujukan untuk pembiayaan sebagian biaya pengambilalihan fasilitas data center yang berlokasi di Kawasan Industri Jababeka, Cikarang, dan Bekasi.

Hal itu termasuk biaya dan pengeluaran sehubungan dengan pengambilalihan dan fasilitas pinjaman NAC, pembiayaan sebagian biaya proyek, termasuk belanja modal untuk pengembangan penambahan kapasitas JababekaDC sebesar 36 MW, sehingga total kapasitas JababekaDC menjadi 42 MW; dan untuk pembiayaan sebagian bunga selama masa konstruksi terkait Penambahan Kapasitas.

Sementara fasilitas pinjaman NGC akan ditujukan antara lain untuk pembiayaan sebagian biaya pembangunan BatangDC untuk mencapai kapasitas sampai dengan 60MW, biaya dan pengeluaran sehubungan dengan Fasilitas Pinjaman NGC; dan pembiayaan sebagian bunga selama masa konstruksi.

“Tidak ada dampak material dari kejadian, informasi, atau fakta material terhadap kondisi keuangan Perseroan atas pemberian Fasilitas Pinjaman NAC dan Fasilitas Pinjaman NGC serta jaminan perusahaan (corporate guarantee) Perseroan,” tulis manajemen, dikutip Kamis (24/9).