Dua Saham FCA Kembali Melesat ARA Usai Suspensi
:
0
Ilustrasi volatilitas indeks harga saham.
EmitenNews.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali membuka perdagangan dua saham, yakni PT Sunson Textile Manufacturer Tbk. (SSTM) dan PT Magna Investama Mandiri Tbk. (MGNA) beserta waran serinya (MGNA-W), setelah masa suspensi keduanya dinyatakan berakhir.
Kepala Divisi Peraturan dan Operasional Perdagangan BEI, Pande Made Kusuma Ari A., menyampaikan bahwa pembukaan kembali suspensi tersebut mulai berlaku efektif pada Kamis (13/11/2025).
Adapun, SSTM kini berstatus full call auction (FCA) selama satu minggu menyusul dua kali berturut-turut dikenai suspensi oleh bursa. Sementara itu, MGNA dan MGNA-W berpotensi kembali disuspensi apabila mencatatkan lonjakan harga secara masif dalam waktu singkat.
Sebelumnya, kedua saham tersebut memang sempat mencetak reli signifikan hingga menembus batas auto rejection atas (ARA) dalam sepekan terakhir. Bahkan, MGNA menorehkan kenaikan lebih dari 200% dalam tiga bulan terakhir.
Pasca dibukanya suspensi pada perdagangan Kamis (13/11), SSTM dan MGNA langsung melesat ke level tertinggi hariannya atau menyentuh ARA.
Saham SSTM naik 9,71% atau 85 poin ke Rp960 per saham, Sedangkan MGNA menguat 8,16% atau 8 poin ke Rp106 per saham.
Dalam sepekan, SSTM stagnan di Rp960 akibat suspensi, namun dalam sebulan terakhir terbang 211,69% dari Rp308 (12 Oktober 2025). Dalam tiga bulan, saham ini melonjak 402,62% dari Rp191 (12 Agustus 2025), dan secara tahunan naik 272,09% dari Rp258 di awal tahun.
Sementara itu, MGNA dalam sepekan menguat 23,26% setara 20 poin. Dalam sebulan, reli saham ini mencapai 158,54% dari Rp41, sedangkan secara triwulanan naik 211,76% dari Rp34, dan sepanjang tahun sudah terbang 523,53% dari harga awal Januari di Rp17 per saham
Related News
Pengendali VICI Anne Vabilia Salim Jual 402,4 Juta Saham, Raup 301,8M
Eksplorasi DEWA Tertahan Perizinan, Biaya Tembus Rp14,51M di Q3 2026
Baru Masuk Klub HSC, Pengendali SMMT Malah Tambah Porsi 100 Juta Saham
Tambah 100 Juta Saham, Geo Energy Investama Gelontor Rp380 Miliar
BMAS Masuk 10 Besar Daftar Saham HSC, Intip Kinerja Semester I
Perkuat Armada Tanker, SOCI Borong VLGC dan Kapal Minyak 5.300 DWT





