Dua Saham Keluar FCA Ini Kompak Memerah, Ada Apa?
Ilustrasi Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI) dan dinamika penguatan serta penurunan indeks.
EmitenNews.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi mengakhiri pemantauan khusus terhadap dua emiten yang dari sebelumnya berstatus Full Call Auction (FCA), yakni PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET) dan PT Pudjiadi Prestige Tbk (PUDP).
Kepala Divisi Peraturan dan Layanan Perusahaan Tercatat BEI, Teuku Fahmi Ariandar, mengatakan bahwa, pencabutan status FCA dilakukan setelah periode pemantauan khusus berakhir sesuai ketentuan yang berlaku.
“Perubahan ini mulai efektif pada Jumat, 18 Desember 2025,” ujar Teuku dalam keterangan resminya.
Pasca keluar dari FCA, saham INET tercatat terkoreksi 14,71 persen atau turun 125 poin ke level Rp725. Tekanan jual juga terjadi pada saham PUDP yang melemah 7,69 persen atau terkoreksi 85 poin ke posisi Rp1.020.
Namun, uniknya Samuel Sekuritas Indonesia (IF) dalam riset sebelumnya sempat merekomendasikan untuk mempertahankan Spec-BUY untuk saham INET dan menaikkan target harga (TP) secara signifikan ke level 1.350 per saham, yang menunjukkan potensi kenaikan lebih dari 75 persen dari harga terakhir 725.
BEI menegaskan bahwa penghapusan status FCA tidak serta-merta mencerminkan kondisi fundamental emiten, melainkan bertujuan untuk mengembalikan mekanisme perdagangan saham ke pasar reguler agar terbentuk harga yang lebih wajar melalui interaksi permintaan dan penawaran.
Investor diimbau tetap memperhatikan keterbukaan informasi, kinerja keuangan, serta risiko volatilitas sebelum mengambil keputusan investasi.
Related News
Kapok Boncos, Laba Emiten Keponakan Prabowo (TRIN) Loncat 109 Persen
Cum Date 8 April, Emiten Haji Isam (TEBE) Bagi Dividen Rp200,46 Miliar
PPRE Kantongi Kontrak Tambang Bauksit ANTM Rp870 Miliar
Defisit Menipis, Laba KRAS Melejit 310 Persen
Pendapatan Naik 43 Persen, Laba CBUT Terbang ke Rp106 Miliar di 2025
Laba Bersih Idea Indonesia Akademi (IDEA) Naik 200 Persen di 2025





