Dua Saham Melejit ARA Usai Suspensi
:
0
Gedung perdagangan saham, Bursa Efek Indonesia (BEI).
EmitenNews.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi melepas suspensi jilid pertama kepada perdagangan saham emiten milik Haji Isam PT Pradiksi Gunatama Tbk. (PGUN) dan emiten terdampak FCA atau papan pemantauan khusus yakni, PT Harapan Duta Pertiwi Tbk. (HOPE) mulai sesi I hari ini, Rabu (30/7/2025), di Pasar Reguler dan Pasar Tunai.
Sebelumnya, kedua saham tersebut sempat disuspensi BEI pada Selasa (29/7/2025) dalam rangka cooling down dan disuspensi satu hari lamanya.
Saham PGUN mengalami kenaikan tajam dalam waktu singkat. Dalam sepekan terakhir, harga saham melonjak 83,87%, dari Rp620 menjadi Rp1.140. Jika ditarik ke setahun terakhir naik hingga 227,59% dari harga Rp348.
Pada perdagangan hari ini Rabu (30/7) saham PGUN selepas suspensi mencatatkan harga mentok atas alias ARA (Auto-Reject Atas) di Rp1.425 naik 285 poin setara 25% dari harga sebelumnya Rp1.140 per lembar saham.
Sementara itu, saham HOPE yang sempat berada di harga gocap (Rp50) sejak awal bulan, mencatatkan reli hingga menyentuh Rp112 – melonjak 112% dalam waktu singkat. Dalam kurun satu tahun terakhir, saham HOPE bahkan telah meroket 460%, dari Rp20 menjadi Rp112 per lembar.
Pada perdagangan hari ini pasca pembukaan suspensi saham HOPE masih menyentuh ARA dengan kenaikan sebesar 9,82% dari Rp112 naik 11 poin menjadi selevel Rp123.
Yulianto Aji Sadono, Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI dalam keterangan tertulis mengimbau investor untuk tetap mencermati keterbukaan informasi emiten dan mempertimbangkan segala risiko sebelum mengambil keputusan investasi.
Related News
RUPSLB Tuntas, IPCM Setujui Susunan Direksi Baru
Demand Furnitur Pendidikan Naik, Chitose (CINT) Incar 2 Digit Revenue
PLAS Mulai Eksekusi Buyback Hari Ini (24/9), Harga Rp51 Per Helai
Putra Pendiri Astra Borong Terus Saratoga (SRTG), Akumulasi Segini
Green Power Group (LABA) Garap Bisnis Sewa Baterai untuk Truk Listrik
FCA Tak Henti-Henti Berakibat Suspensi, INPS Umumkan Manuver Terbaru





