Efek MSCI Nyata Hanya Bagi Saham RI, Performa IHSG Terburuk Sedunia
:
0
Penutupan IHSG perdagangan Rabu (28/1/2026). FOTO-Emitennews/Akhmad Jiharka
EmitenNews.com - Efek Morgan Stanley Capital International (MSCI) benar-benar hanya menyeret pasar saham Indonesia. Pada perdagangan Rabu (28/1), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menjadi satu-satunya di antara Wolrd Index Comparison yang turun paling dalam.
IHSG turun 7,35% ke level 8.320,56. Sebelum penutupan, IHSG bahkan sempat terkena trading halt saat penurunannya mencapai 8%.
Kondisi tersebut berbeda jauh dengan indeks saham negara lain. Sepanjang perdagangan Rabu (28/1), indeks saham negara lain yang mencatat penurunan tidak lebih dalam.
Beberapa indeks saham negara lain yang dalam kondisi merah hanya mencatat penurunan 0,1% hingga 1,2%.
Atas catatan itu, IHSG per 28 Januari 2026 menjadi indeks saham dengan performa paling buruk. Dari 35 World Index Comparison, IHSG berada di posisi paling buncit.
Di sini, performa IHSG secara year to date turun 3,77%.
Adapun indeks saham dengan performa terbaik sejauh ini jatuh pada KOSPI Index Korea yang tumbuh 22,7% secara year to date ke level 5.170,81.
Sebagai tambahan informasi, pada perdagangan hari ini (Kamis, 29/1), IHSG juga sempat kembali trading halt pada pukul 09:26:01. Bahkan, setelah perdagangan dibuka kembali pada 09:56:01, IHSG sempat makin anjlok hingga 10%.
Meski begitu, IHSG mulai merangkak naik dan menutup sesi I ke level 7.828,47 atau turun 5,91%. Sementara hingga pukul 14:24 WIB, IHSG tercatat kembali membaik dengan penurunan 2,7% ke level 8.096,21. (*)
Related News
Astra Berkarya dan Tumbuh Bersama Indonesia
Dari Rumor Menjadi Nyata, Haji Isam Kini Genggam 30% Saham BYAN
TRIN Masuk Daftar Top Losers Sepekan, Intip Rinciannya!
Intip Top Gainers Sepekan, Ada AKKU hingga Saham HSC Ini
IHSG Menguat Tipis dalam Sepekan, Kapitalisasi Pasar Sentuh Rp10.701T
Bittime: Empat Faktor Ini Perlu Dicermati Investor Kripto di Q4 2026





