EmitenNews.com - PT ITSEC Asia Tbk (CYBR) teken kerja sama dengan Société de Gestion et de Concept en Informatique (SGCI), perusahaan layanan teknologi informasi, audit, dan integrasi yang berbasis di Pantai Gading.

Kedua perusahaan menandatangani nota kesepahaman (MoU) untuk bersama-sama menyediakan kapabilitas operasi keamanan siber bagi institusi publik dan operator infrastruktur kritis di Pantai Gading.

President Director ITSEC Asia (CYBR), Patrick Dannacher menerangkan bahwa kemitraan ini menjadi langkah pertama ITSEC Asia memasuki pasar Afrika sekaligus bagian dari strategi ekspansi internasional perusahaan di Asia Pasifik, Timur Tengah, dan Afrika. Kedua pihak berencana bekerja sama dalam proyek operasi keamanan siber berskala nasional di Pantai Gading.

Hal itu dilakukan untuk mengimbangi percepatan transformasi digital pada sektor publik dan swasta Pantai Gading, sehingga terhindar dari risiko paparan terhadap ancaman siber yang juga kian meningkat.

Di antara sektor yang perlu kapabilitas keamanan siber yang mumpunin untuk mencegah meluasanya potensi serangan. Khususnya pada sektor industri dan infrastruktur kritis, konvergensi antara teknologi informasi (IT), teknologi operasional (OT), dan sistem kendali industri (ICS).

“Melalui kemitraan ini, ITSEC Asia dan SGCI akan menggabungkan kehadiran lokal, kemampuan rekayasa, serta hubungan SGCI dengan para klien di Pantai Gading dengan kapabilitas keamanan siber ITSEC Asia dan pengalamannya dalam mengoperasikan solusi keamanan siber berskala besar di Asia Pasifik dan Timur Tengah,” tutur Patrick dalam keterangan tertulis, Senin (12/10).

“ITSEC Asia akan mendukung melalui teknologi dan pengalaman operasional yang kami miliki. Kolaborasi ini merupakan bagian dari strategi internasional kami untuk bekerja bersama mitra yang telah mapan di setiap pasar, sehingga kapabilitas keamanan siber tingkat lanjut dapat diakses oleh organisasi di Pantai Gading yang membutuhkannya,” sambung Patrick.

Sementara itu, Managing Director SGCI, Cyrille Koffi mengatakan bahwa institusi publik dan operator infrastruktur kritis di Pantai Gading membutuhkan layanan keamanan siber yang dapat dioperasikan secara berkelanjutan, sesuai dengan regulasi yang berlaku.

“Dengan dukungan teknologi dan skala operasional ITSEC Asia, kami membangun kemampuan respons yang berdaulat, dengan sistem yang dihosting dan dioperasikan secara lokal, dimulai dari proyek-proyek tingkat nasional,” ujar Cyrille.

Karena itu, guna mendukung proyek tersebut, ITSEC Asia akan menyediakan melalui SGCI layanan pusat operasi keamanan (SOC), managed detection and response (MDR), intelijen ancaman siber, asesmen keamanan OT/ICS, pelatihan, serta platform IntelliBro? Orion. SGCI akan berkontribusi melalui keahlian tata kelola dan kepatuhan, audit sistem informasi, pengujian keamanan ofensif, forensik digital, integrasi, hosting, dan operasional lokal.*