Eksplorasi DEWA Tertahan Perizinan, Biaya Tembus Rp14,51M di Q3 2026
:
0
Armada kelas berat PT Darma Henwa Tbk. (DEWA) memacu kecepatan di hauling road. Foto: DEWA.
EmitenNews.com - PT Darma Henwa Tbk. (DEWA) emiten Grup Bakrie melalui anak usaha PT Gayo Mineral Resources melaporkan realisasi kegiatan eksplorasi di Triwulan III 2026 masih tertahan akibat proses perizinan IUP.
Director & Corporate Secretary DEWA Mukson Arif Rosyidi dalam laporan yang disampaikan pada Selasa (13/10/2026) menyebutkan, biaya eksplorasi periode tersebut mencapai Rp14.514.256.515.
"Program pengeboran Fase #2B di Prospek Upper Tengkereng (UT) yang direncanakan Februari 2026-Juni 2027 tertunda sejak 8 Maret 2026 akibat force majeure terkait license/IUP," tulis Mukson.
Akibat penundaan tersebut, realisasi pengeboran baru pada kuartal ini tercatat 0 meter, sehingga total kumulatif pengeboran proyek tetap berada di angka 31.485,75 meter.
Mukson juga menjelaskan hambatan eksplorasi lainnya meliputi interpretasi mineralogi dan geometalurgi yang masih menunggu analisis laboratorium, serta kondisi kahar berupa bencana alam banjir bandang dan tanah longsor di Provinsi Aceh yang menyebabkan gangguan akses dan logistik.
Perseroan saat ini telah mendapatkan Surat Keputusan Peta Indikatif Penghentian Pemberian Izin Baru (PIPPIB) kedua pada tanggal 13 Mei 2026.
Related News
Pengendali VICI Anne Vabilia Salim Jual 402,4 Juta Saham, Raup 301,8M
Baru Masuk Klub HSC, Pengendali SMMT Malah Tambah Porsi 100 Juta Saham
Tambah 100 Juta Saham, Geo Energy Investama Gelontor Rp380 Miliar
BMAS Masuk 10 Besar Daftar Saham HSC, Intip Kinerja Semester I
Perkuat Armada Tanker, SOCI Borong VLGC dan Kapal Minyak 5.300 DWT
SBMA Gaet KPI Perluas Distribusi Gas, Sahamnya Tetiba Ngegas!





