Eksplorasi Vale Indonesia (INCO) Fokus Wilayah IUPK, Ini yang Dicari
:
0
Ilustrasi aktivitas PT Vale Indonesia Tbk. (INCO). Dok. RuangEnergi.
EmitenNews.com - Kegiatan eksplorasi PT Vale Indonesia Tbk. (INCO) masih berlanjut dan difokuskan pada daerah-daerah dalam wilayah Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK). Manajemen emiten pertambangan itu melaporkan bahwa kegiatan eksplorasi untuk Juli hingga September 2026 masih berlanjut fokus di sejumlah daerah di Sulawesi.
Dalam keterangan tertulisnya Jumat (9/10/2026), Corporate Secretary INCO, Ranty Astari Rachman melaporkan aktivitas eksplorasi di sejumlah daerah di Sulawesi.
Daerah Eksplorasi Blok Sorowako di Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan, Blok Bahodopi di Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah dan Blok Pomalaa di Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara dengan Biaya AS$736,159.65 di bulan Juli 2026. Lalu, USD728,577.48, Agustus dan September 2026 sebesar USD576,670.38, totalnya menjadi AS$2.041.407.51.
Masa Eksplorasi memakai metode pengeboran core drilling HQ-3 dengan jarak 100 meter dan 50 meter yang bertujuan untuk peningkatan level sumber daya di area Triple A Sorowako East, Blok 3H dan 3F Bahodopi, dan Blok 4 (Blok Pomalaa).
Survey geofisika menggunakan metode Geolistrik Electrical Resistivity Tomography (ERT) yang pengukurannya dilakukan di area Blok 2B Bahodopi dan Blok 4 (Blok Pomalaa). Eksplorasi oleh PT Vale Indonesia Tbk bersama pihak ketiga (kontraktor
pengeboran dan geofisika). Hasil Pengujian dalam proses penghitungan sumber daya dan cadangan dengan metode ordinary krigging di Sorowako.
Rencana Aksi eksplorasi berikutnya di Blok Pomalaa, Sultra, akan melanjutkan kegiatan pengeboran dengan jarak 100 meter dan 50 meter di area Larona, Tanamalia, Triple A Sorowako East, Blok 3H dan 3F Bahodopi serta Blok 4 (Blok Pomalaa).
Kemudian Pengukuran geofisika menggunakan metode Geolistrik (ERT) akan melanjutkan pengukuran di area Blok 2B Bahodopi dan Blok 4 (Blok Pomalaa). ***
Related News
Jajaki Peluang Baru, Dana Brata Luhur (TEBE) Perluas Layanan Pelabuhan
Pengendali Mandom (TCID) Resmi Ganti Nama jadi Mandom Corporation
Perkuat Cadangan Mineral Utama Antam Eksplorasi di Jabar Hingga Kalbar
Dorong Adopsi AI Enterprise, AREA dan CloudSigma Hadirkan AiPintar
AMMN Genjot Pengeboran di NTB, Perkuat Cadangan Tembaga dan Emas
Kurangi Porsi, Sang Dirut Kini Hanya Kuasai 10,34 Persen Saham PPRI





