Emiten Prajogo Pangestu (CUAN) Gelar RUPS, Ini Keputusannya
:
0
Manajemen CUAN ketika mencatatkan sahamnya di BEI.
EmitenNews.com - Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) hari ini Rabu (5/6) memutuskan untuk tidak membagikan dividen tahun buku 2023.
Manajemen emiten batu bara milik Emiten Prajogo Pangestu (CUAN) dalam keterangannya menyampaikan bahwa RUPST, menyetujui Laporan Keuangan dan Laporan Tahunan Perseroan untuk tahun buku 2023 dan Pengesahan Neraca dan Perhitungan Laba Rugi Konsolidasian Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023.
"Penggunaan laba bersih tahun buku 2023 yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk, yang berjumlah Rp 238,3 miliar akan dicatat sebagai laba yang ditahan untuk membiayai kegiatan usaha Perseroan," tulis manajemen.
RUPS menyetujui pemberian kewenangan kepada Dewan Komisaris Perseroan untuk menetapkan honorarium dan persyaratan penunjukkan lainnya yang wajar bagi Kantor Akuntan Publik tersebut dan untuk menunjuk Akuntan Pengganti dari Kantor Akuntan Publik yang sama apabila karena sebab apapun Akuntan Publik tersebut tidak dapat menyelesaikan audit Laporan Keuangan Perseroan.
RUPST menyetujui Laporan Realisasi Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum sejumlah 1,69 miliar saham dengan nilai penawaran umum perdana saham adalah sebesar Rp 371,8 miliar, digunakan dengan rincian sebagai berikut:
- Rp 7,9 miliar untuk biaya penawaran umum;
- Rp 218,5 miliar untuk penyetoran modal ke entitas anak Perseroan yaitu PT Tamtama Perkasa;
- Rp 27,1 miliar untuk belanja modal pembangunan Intermediate Stockpile (ISP) dan infrastruktur pendukungnya.
Adapun sisa dana hasil penawaran umum yang belum terpakai adalah sebesar Rp 118,3 miliar, dan seluruhnya ditempatkan dalam bentuk rekening giro di Bank Mandiri. Realisasi penggunaan dana hasil Penawaran Umum tersebut akan dilaporkan oleh Perseroan kepada OJK sesuai ketentuan yang berlaku.
Related News
Deretan Top Gainers di Tengah IHSG yang Merah, Apa Saja?
Komisaris Multitrend Indo (BABY) Borong 2,17 Juta Saham, Ini Sosoknya
Kinerja Memburuk, Tiga Pentolan Ini Lepas Jutaan Saham BYAN
Ironi Anggota Lawas MSCI, EXCL Berbalik Rugi 286 Persen Kuartal I 2026
Bali United Ternyata Ada Sahamnya, Kodenya BOLA
Pantau Saham dengan Dividend Yield Jumbo Mei 2026, Nyampe 20 Persen





