Free Float Baru 6,22%, Link Net Pertimbangkan Opsi Pengalihan Treasury
:
0
Ilustrasi emiten LINK.
EmitenNews.com - PT Link Net Tbk. (LINK) akhirnya angkat suara setelah Bursa Efek Indonesia (BEI) meminta klarifikasi atas meningkatnya volatilitas transaksi saham perseroan.
Dalam surat resmi bernomor SB-084/CSL-LN/BEI/XII/25 tertanggal 8 Desember 2025, manajemen menegaskan tidak ada informasi maupun fakta material yang dapat memengaruhi harga saham ataupun keputusan investasi publik.
Corporate Secretary Link Net (LINK), Rininta Agustina Widya Pratika, menekankan bahwa seluruh penilaian tersebut merujuk pada ketentuan POJK 31/2015.
“Jika terdapat Informasi atau Fakta Material, perseroan akan menyampaikan keterbukaan informasi kepada regulator dan publik sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar Rininta.
Perseroan juga memastikan tidak mengetahui adanya aktivitas tertentu dari pemegang saham utama sebagaimana diatur dalam POJK 11/2017 mengenai pelaporan kepemilikan dan perubahan kepemilikan saham.
Di sisi lain, Link Net menyebut tengah mempertimbangkan pengalihan saham hasil pembelian kembali (treasury shares) sebagai langkah pemenuhan ketentuan minimum free float BEI.
Pasalnya, porsi saham publik Link Net saat ini hanya 6,22%, jauh di bawah batas minimum yang dipersyaratkan Bursa. Rininta menjelaskan bahwa jika rencana tersebut disepakati, perseroan akan melakukan keterbukaan informasi sesuai aturan pasar modal.
Related News
Deretan Top Gainers di Tengah IHSG yang Merah, Apa Saja?
Komisaris Multitrend Indo (BABY) Borong 2,17 Juta Saham, Ini Sosoknya
Kinerja Memburuk, Tiga Pentolan Ini Lepas Jutaan Saham BYAN
Ironi Anggota Lawas MSCI, EXCL Berbalik Rugi 286 Persen Kuartal I 2026
Bali United Ternyata Ada Sahamnya, Kodenya BOLA
Pantau Saham dengan Dividend Yield Jumbo Mei 2026, Nyampe 20 Persen





