Gandeng Kalista, NTBK Tancap Gas Truk Listrik Berat
:
0
Armada truk listrik perseroan melakoni uji coba di Cikarang, Bekasi, Jawa Barat. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Nusatama Berkah (NTBK) mengambil jalur lebih menantang dan berat. Itu diambil di tengah arus deras perbincangan mengenai kendaraan listrik penumpang. Bersama Kalista, perseroan mengakselerasi pengembangan truk listrik kelas berat untuk kebutuhan industri, dan logistik nasional.
Kolaborasi tersebut menandai langkah strategis Nusatama untuk masuk lebih dalam segmen electric vehicle (EV) industri, sektor yang menuntut keandalan tinggi, dan kesiapan operasional nyata. ”Fokusnya jelas, truk listrik bukan sekadar konsep, tapi siap pakai. Mulai logistik hingga pertambangan,” tegas Dodi Sentot, Corporate Secretary Nusatama.
Melalui kerja sama dengan Kalista itu, Nusatama menggarap pengembangan produk secara bertahap, termasuk pengujian performa kondisi operasional aktual, penyempurnaan spesifikasi agar sesuai dengan kebutuhan pelanggan industri. Pendekatan itu, menegaskan yang dibangun bukan hype, melainkan fondasi implementasi.
Langkah tersebut juga sejalan dengan agenda nasional dalam menurunkan emisi karbon, dan mendorong adopsi kendaraan listrik sektor transportasi. Namun lebih dari itu, kolaborasi Nusatama–Kalista memperlihatkan arah bisnis mulai mengarah ke ekosistem EV industri, segmen dengan hambatan masuk tinggi, dan potensi jangka panjang.
Manajemen Nusatama menyampaikan kolaborasi jangka panjang itu, diharap mendorong inovasi berkelanjutan sekaligus membuka peluang penerapan truk listrik lebih luas berbagai sektor strategis. Dengan menggandeng Kalista, Nusatama menegaskan posisi bukan sekadar pengikut tren EV, melainkan bagian dari pemain awal transformasi logistik, dan transportasi industri berbasis listrik Indonesia. (*)
Related News
Investasi Pribadi Presdir Rudy di Saham ASII, Belanjakan Rp20,2 Miliar
Kawasan Industri Jadi Mesin Pertumbuhan Bisnis Infrastruktur CDIA
Lepas Saham MPRO Senilai Rp474M, Taipan Ini Masih Kuasai 10,46 Persen
Dalam 13 Bulan Terus Lepas Saham, Bobby Gafur Tetap Pengendali OASA
UNTR Bagi Dividen Interim Rp430 per Helai, Pantau Jadwal Cum Dividen
DADA Beri Santunan Dividen, Total Rp2 Miliar, Per Helai Berapa?





