EmitenNews.com - Sanurhasta Mitra (MINA) tengah merancang right issue maksimal 3,28 miliar eksemplar. Pengeluaran saham anyar itu, dibalut dengan nilai nominal Rp20 per lembar. Rencana itu, mendapat dukungan penuh pelaku pasar.

Dukungan suara tersebut mencapai 99,99 persen dari investor dengan tingkat kuorum kehadiran 61,66 persen. Sokongan penuh investor itu, diberikan dalam rapat umum pemegang saham luar biasa pada 21 Maret 2025. 

Dana hasil right Issue setelah dikurangi biaya-biaya akan digunakan untuk modal kerja, dan/atau penyertaan modal pada entitas anak usaha perseroan. Dana itu, akan digunakan untuk modal kerja dalam pengembangan usaha dan/atau mendukung kegiatan usaha.

Manajemen mengklaim, aksi tersebut akan memberi pengaruh positif terhadap kondisi keuangan. Tindakan tersebut untuk mendukung pertumbuhan pendapatan, profitabilitas, dan prospek usaha, dan entitas anak ke depan. Right issue dapat memberi manfaat, nilai tambah bagi perseroan, para pemegang saham, dan para pemangku kepentingan lainnya.

Selain itu, para investor juga menyetujui pengunduran diri Edy Suwarno komisaris utama, dan Ifiandiaz Nazsir direktur utama perseroan. Sebagai gantinya, investor mengangkat Handoko Priyo Anggraito sebagai direktur utama, dan Dwi Wirawan sebagai komisaris utama. Ifiandiaz didapuk sebagai komisaris. (*)