Gelar RUPSLB, Graha Layar Prima (BLTZ) Angkat Direktur Baru
Ilustrasi PT Graha Layar Prima Tbk. (BLTZ). Dok. Inilah.
EmitenNews.com - Rapat Umum Para Pemegang Saham Luar Biasa PT Graha Layar Prima Tbk. (BLTZ) pada 17 Desember 2024 mengangkat direktur baru. RUPSLB menyetujui pengangkatan Ang Jungwoo selaku Direktur, setelah memberhentikan dengan hormat Park Seong Ho.
Dalam keterangan yang dikutip Rabu (18/12/2024), manajemen perseroan menyatakan RUPSLB telah memenuhi kuorum karena dihadiri oleh pemegang saham yang mewakili 795.283.392 saham. Itu berarti 91% dari seluruh saham dengan hak suara sah yang telah dikeluarkan oleh Perseroan, sesuai Anggaran Dasar Perseroan dan Peraturan Perundangan yang berlaku.
Manajemen BLTZ menuturkan bahwa Agenda RUPSLB agenda I memberhentikan dengan hormat Park Seong Ho selaku Direktur Perseroan terhitung sejak ditutupnya Rapat. Manajemen mengucapkan terima kasih atas jasa-jasa dan kontribusi yang telah diberikan selama menjabat sebagai anggota Direksi Perseroan.
Selanjutnya RUPSLB juga menyetujui pengangkatan Ang Jungwoo selaku Direktur, terhitung sejak ditutupnya Rapat sampai dengan ditutupnya Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Perseroan untuk tahun buku 2025 yang akan diselenggarakan pada tahun 2026.
Dengan begitu RUSLB juga menetapkan susunan Dewan Komisaris dan susunan Direksi Perseroan yang berlaku sejak ditutupnya Rapat ini sampai dengan penutupan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Perseroan untuk tahun buku 2025 adalah sebagai berikut:
Dewan Komisaris
Komisaris Utama : Bratanata Perdana
Komisaris Independen : Yoyok Sri Nurcahyo
Direksi
Direktur Utama : Nah Jeonghun
Direktur : Ahn Jungwoo
Direktur : Tobias Ernst Chun Damek
Direktur : Tan Boon Shing
Direktur : Haryani Suwirman.
Related News
Bangkit dari Rugi, Laba Phapros (PEHA) Melenting 109 Persen di 2025
Investor Waspada! Saham KRYA Anjlok 65%, Data Pengendali Simpang Siur
Laba Emiten Jasa Konstruksi NRCA Melonjak 115 Persen Sepanjang 2025
Emiten Furnitur Chitose (CINT) Raih Lonjakan Penjualan dan Laba 2025
TP Rachmat Jual 14,3 Juta Saham ESSA Senilai Rp10,8M, Harga Ikut Drop!
WINS Hentikan Buyback 2 Bulan Lebih Cepat, Ini Alasan Utamanya





