Getol-getolnya, Tiga Hari Berturut-turut Direktur NICK Ini Beli Saham
:
0
Ilustrasi PT Charnic Capital Tbk. (NICK). dok. InvestorDaily.
EmitenNews.com - Sedang getol-getolnya Direktur PT Charnic Capital Tbk. (NICK), Nicholas Santoso menambah porsi kepemilikan sahamnya. Dalam tiga hari berturut-turut, sang direktur memperbesar kepemilikan saham emiten induk investasi itu. Terakhir Rabu (2/9/2026). Tujuan transaksi ini adalah untuk investasi dengan kepemilikan saham langsung.
Manajemen NICK dalam keterangan tertulisnya yang dikutip Kamis (3/9/2026) menyampaikan bahwa Nicholas telah membeli saham NICK sebanyak 100.800 lembar saham di harga Rp1.880 per saham dan sebanyak 7.400 lembar saham di harga Rp1.875 per saham.
"Tujuan transaksi ini adalah untuk investasi dengan kepemilikan saham langsung," tuturnya.
Setelah transaksi maka kepemilikan saham Nicholas Santoso di NICK menjadi 291.600 lembar saham (0,04%) dibandingkan dengan sebelumnya 183.400 lembar saham (0,03%).
Sebelumnya, Nicholas Santoso telah menambah porsi kepemilikan sahamnya pada tanggal 1 September 2026.
Manajemen NICK dalam keterangan tertulisnya Selasa (1/9/2025) menyampaikan bahwa Nicholas telah membeli saham NICK sebanyak 15.700 lembar saham di harga Rp1.875-Rp1.925 per saham.
Setelah transaksi maka kepemilikan saham Nicholas Santoso di NICK menjadi 182.900 lembar saham (0,03%) dibandingkan dengan sebelumnya 167.200 lembar saham.
Sebelumnya lagi, Direktur PT Charnic Capital Tbk. (NICK), Nicholas Santoso telah menambah porsi kepemilikan sahamnya pada tanggal 31 Agustus 2026.
Manajemen NICK dalam keterangan tertulisnya Selasa (1/9/2026) menyampaikan bahwa Nicholas telah membeli saham NICK sebanyak 700 lembar saham di harga Rp1.875-Rp1.910 per saham.
Pascatransaksi maka kepemilikan saham Nicholas Santoso di NICK menjadi 167.200 lembar saham (0,03%) dibandingkan dengan sebelumnya 166.500 lembar saham.
Related News
Tambah Porsi, Terang Anugrah Kini Kuasai 71,16 Persen Saham HRTA
Laba Bank Mandiri (BMRI) Tembus Rp45,5 Triliun, Melonjak 20,7 Persen
Kini Debitur KPR Bank INA (BINA) Bisa dapat Perlindungan AJK JAGADIRI
INDF dan ICBP Akan Gelar Buyback, Totalnya Rp1,5 Triliun
MD Entertainment (FILM) Masuk Daftar HSC Lagi, Total jadi 82 Emiten
Kurangi Porsi, Sang Komut Kini Kuasai 75 Persen Saham Suparma (SPMA)





