Go Private, BEI Bekukan Saham Grup Djarum (IBST)
:
0
Industri tower berkembang pesat menyusul penggunaan data terus melonjak. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Inti Bangun Sejahtera (IBST) bakal meninggalkan gelanggang bursa efek indonesia (BEI). Itu menyusul valuntary delisting dan go private. Oleh karena itu, BEI melakukan pembekuan efek perseroan di seluruh pasar.
Suspensi dilakukan efektif sejak sesi I perdagangan saham hari ini, Selasa, 21 April 2026. ”Bursa mengumumkan penghentian sementara perdagangan efek Inti Bangun Sejahtera,” tegas Adi Pratomo Aryanto, Kadiv Penilaian Perusahaan 2 BEI.
Sayangnya, berdasar pengumuman bursa dengan nomor Peng-SPT-00009/BEI.PP2/04-2026, operator pasar modal nasional tersebut tidak mengungkap penyebab lain dari suspensi itu di samping go private dan voluntary delisting.
Pada 2024 silam, Sarana Menara Nusantara (TOWR) melalui anak usaha PT Iforte Solusi Infotek (iForte) mencaplok 90,11 persen saham Inti Bangun Sejahtera. Kala itu, manajemen Grup Djarum tersebut mengklaim tidak akan delisting.
Sepanjang perdagangan kemarin, saham IBST melonjak 750 poin alias 9,71 persen menjadi Rp8.475 per lembar. Kalau dikalkulasi sejak awal tahun, saham IBST telah meroket 3.525 poin setara 71,21 persen dari edisi 2 Januari 2026 di level Rp4.950 per eksemplar. (*)
Related News
Kawasan Industri Jadi Mesin Pertumbuhan Bisnis Infrastruktur CDIA
Lepas Saham MPRO Senilai Rp474M, Taipan Ini Masih Kuasai 10,46 Persen
Dalam 13 Bulan Terus Lepas Saham, Bobby Gafur Tetap Pengendali OASA
UNTR Bagi Dividen Interim Rp430 per Helai, Pantau Jadwal Cum Dividen
DADA Beri Santunan Dividen, Total Rp2 Miliar, Per Helai Berapa?
PART Mau Gelar Rights Issue dan Buyback, Simak Rinciannya!





