GoTo Gojek (GOTO) Cabut, Dominasi Sigmantara di Tubuh Sumber Alfaria (AMRT) Makin Kuat
:
0
EmitenNews.com - Sigmantara Alfindo menyerok saham Sumber Alfaria Trijaya (AMRT). Itu dilakukan dengan membeli 66.666.700 helai alias 66,66 juta lembar. Transaksi di pasar negosiasi diperantarai oleh BNC Sekuritas (BA), dan CGS-CIMB Sekuritas Indonesia.
Menyusul transaksi itu, perusahaan beralamat di Alfa Tower Lt 22, Jalan Jalur Sutera Barat Kav 9 tersebut menguasai saham Alfaria makin menebal. Menjadi 21,96 miliar lembar alias 52,90 persen. Bertambah 0,16 persen dari sebelum transaksi dengan tabulasi 21,89 miliar helai atau 52,74 persen.
Sayangnya, transaksi tersebut tidak dilengkapi dengan data pasti. Baik dari sisi harga pelaksanaan, nilai pembelian, dan tujuan transaksi. Namun, merujuk data terkini saham Sumber Alfaria di level Rp2.560 per helai, bisa dimaknai transaksi tersebut bernilai sekitar Rp17,06 miliar.
Sebelumnya, di pasar negosiasi saham Sumber Alfaria dilepas GoTo Gojek (GOTO) senilai Rp 1,5 triliun. Itu setelah GoTo Gojek menjual sekitar 640 helai dengan harga rata-rata Rp2.405 per lembar. Transaksi itu dibidani BNC Sekuritas (GA) sebagai pemborong, dan Trimegah Sekuritas (LG) beroperasi sebagai penjual.
Terjadi transaksi perpindahan saham 625 juta lembar dengan harga pelaksanaan Rp2.400 per lembar. Harga transaksi tu, berada di bawah harga penutupan pasar akhir pekan lalu Rp2.590 per eksemplar.
”Saham Alfamart menunjukkan kinerja kuat, sehingga memberi peluang bagi kami merealisasikan keuntungan sekitar Rp1,5 triliun. Divestasi ini konsisten dengan strategi jangka panjang untuk fokus pada bisnis inti perseroan,” terang Jacky Lo, CFO GoTo Gojek Tokopedia. (*)
Related News
Deretan Top Gainers di Tengah IHSG yang Merah, Apa Saja?
Komisaris Multitrend Indo (BABY) Borong 2,17 Juta Saham, Ini Sosoknya
Kinerja Memburuk, Tiga Pentolan Ini Lepas Jutaan Saham BYAN
Ironi Anggota Lawas MSCI, EXCL Berbalik Rugi 286 Persen Kuartal I 2026
Bali United Ternyata Ada Sahamnya, Kodenya BOLA
Pantau Saham dengan Dividend Yield Jumbo Mei 2026, Nyampe 20 Persen





