EmitenNews.com - Yayasan Astra – Yayasan Dharma Bhakti Astra (Yayasan Astra) bersama Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN), Astra Daihatsu Motor (ADM), Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI), Astra Honda Motor (AHM), Astra Otoparts (AUTO), dan United Tractors Pandu Engineering (UTPE) melakukan Kick Off Program IKM Development 2026. Kick Off berlangsung di William Soeryadjaya Hall, Astra International, Jakarta, Rabu, 22 April 2026. 

Kick Off Program IKM Development menjadi sangat istimewa karena diselenggarakan bertepatan dengan momentum perayaan 46 tahun kontribusi Astra dalam pembinaan UMKM Indonesia melalui program-program Yayasan Astra. Acara dihadiri 175 undangan menandai babak baru penguatan rantai pasok industri nasional melalui kolaborasi antara Agen Pemegang Merek (APM), pemasok Tier 1, Industri Kecil dan Menengah (IKM), Kementerian Perindustrian Republik Indonesia (Kemenperin), serta Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin). 

Program IKM Development adalah inisiatif strategis Yayasan Astra bertujuan meningkatkan kompetensi, akses pasar, dan akses pembiayaan bagi Industri Kecil dan Menengah di ekosistem Astra Group. Program itu, dijalankan secara kolaboratif bersama APM, Tier 1, Kemenperin, Kadin, dan lembaga keuangan. Misalnya, Surya Artha Nusantara Finance (SANF), dan Astra Ventura, dengan pendekatan pembinaan holistik mencakup pelatihan strategis, pendampingan shopfloor, fasilitasi business matching, dan akses pembiayaan. 

Hadir dalam acara itu antara lain Direktur IKM Logam, Mesin, Elektronika, dan Alat Angkut (LMEA) Kemenperin, Ir. Dini Hanggandari, Wakil Ketua Umum Bidang Perindustrian Kadin Saleh Husin, dan jajaran pimpinan APM Grup Astra.

Perjalanan Panjang Membuahkan Hasil Nyata 

Sejak digagas pada 2020, Program IKM Development telah melewati berbagai tahapan. Mulai dari pengembangan konsep, pilot project, implementasi, hingga tahap inovasi. Memasuki 2026, program ini bertransisi ke fase "Level Up IKM Development System & Independent IKM", dengan ambisi mendorong lebih banyak IKM untuk mandiri, dan berdaya saing tinggi. 

Hingga akhir 2025, program ini telah mencatat pencapaian signifikan. Antara lain 78 IKM berhasil dilibatkan dalam program pembinaan, 39 Tier 1 aktif berpartisipasi sebagai mitra pembina, nilai transaksi kumulatif mencapai Rp339,8 miliar, hingga 29 IKM berhasil meraih status Mandiri, dan siap bersaing secara independen di rantai pasok industri. 

"Program IKM Development bukan sekadar program pembinaan biasa. Ini adalah investasi jangka panjang Yayasan Astra untuk membangun ekosistem industri yang kuat, di mana IKM tumbuh bersama Astra Group dan berkontribusi nyata bagi perekonomian Indonesia," ungkap Ketua Pengurus Yayasan Astra – Yayasan Dharma Bhakti Astra, Rahmat Samulo. 

Target Pendampingan IKM Tahun 2026 

Pada tahun program 2026, dari total 108 IK dalam ekosistem, sebanyak 35 IKM akan mengikuti program pelatihan dan pendampingan intensif bersama 6 APM. Rangkaian pelatihan dijadwalkan berlangsung sepanjang Mei hingga September 2026. Mencakup lima modul utama: Basic Mentality, 5R-K3 & Safety, Financial Management, Human Resource Development, dan Quality Management System. 

Selain pelatihan, program juga mencakup pendampingan Shopfloor Management, pendampingan teknikal langsung dari APM, dan Tier 1 di lokasi IKM. Di penghujung tahun, target ingin dicapai meliputi: pemenuhan QCD 100 persen dari seluruh IKM binaan, penguatan value chain Astra, 8 IKM baru naik kelas, dan meraih status Mandiri. Inisiatif pengembangan sepenuhnya sejalan tema utama 46 Tahun Yayasan Astra, yakni Bersinergi untuk Masa Depan Lintas Generasi UMKM Indonesia. 

Komitmen Bersama dan Penyerahan Sertifikat Kemandirian 

Sebagai puncak acara, dilaksanakan penandatanganan komitmen bersama oleh Yayasan Astra, seluruh APM, perwakilan Tier 1, dan IKM peserta program. Komitmen itu, mencakup kewajiban pembinaan, fasilitasi akses pasar, dan pengembangan kapasitas IKM secara berkelanjutan. Pada kesempatan sama, Yayasan Astra juga menyerahkan Sertifikat Kemandirian kepada 10 IKM telah berhasil menuntaskan seluruh rangkaian program pembinaan. Masing-masing IKM menerima Sertifikat Kemandirian, Surat Keterangan UKM Mandiri, dan Plang Kemandirian sebagai pengakuan resmi atas kesiapan mereka bersaing di pasar industri. 

Inovasi sebagai Kunci Penguatan Rantai Pasok 

Dalam sesi Talk Show bertema "Inovasi sebagai Strategi Kunci Penguatan Rantai Pasok Industri", para pembicara dari Yayasan Astra, Kemenperin, Astra Mitra Ventura (AMV), dan Surya Artha Nusantara Finance (SANF) membahas secara mendalam tantangan dan solusi pengembangan IKM. Mulai dari pentingnya inovasi dalam meningkatkan daya saing, program restrukturisasi mesin sebagai bentuk modernisasi teknologi, hingga skema pembiayaan tersedia bagi IKM untuk mendukung pertumbuhan usaha. (*)