EmitenNews.com - Moratelindo (MORA) per 31 Maret 2026 mencatat laba bersih Rp128,82 miliar. Melejit 23,16 persen dari episode sama tahun lalu dengan tabulasi Rp104,59 miliar. Menyusul hasil itu, laba per saham dasar emiten Grup Sinarmas tersebut ikut terkerek menjadi Rp5,45 dari sebelumnya Rp4,42. 

Pendapatan Rp962,6 miliar, surplus 7,49 persen dari posisi sama tahun sebelumnya Rp895,45 miliar. Beban langsung Rp370,11 miliar, bengkak dari posisi sama tahun lalu senilai Rp327,57 miliar. Laba kotor terkumpul Rp592,48 miliar, mengalami lompatan dari periode sama tahun sebelumnya Rp567,87 miliar. 

Beban usaha Rp307,07 miliar, bertambah dari posisi sama tahun lalu Rp300,59 miliar. Laba usaha tercatat Rp285,41 miliar, menanjak dari posisi sama tahun lalu sebesar Rp267,28 miliar. Penghasilan bunga Rp9,36 miliar, susut dari Rp11,79 miliar. Laba selisih kurs Rp2,51 miliar, melejit dari minus Rp1,9 miliar. 

Rugi pelepasan atau penjualan aset tetap Rp33 juta, drop dari untung Rp32 juta. Beban bunga dan keuangan Rp108,05 miliar, susut dari Rp132,86 miliar. Beban lain-lain Rp93,07 miliar, berkurang dari Rp120,42 miliar. Beban pajak Rp49,68 miliar, melejit dari Rp35,76 miliar. Laba tahun berjalan Rp142,6 miliar, melonjak dari Rp111,04 miliar. 

Jumlah ekuitas Rp8,06 triliun, melonjak dari akhir tahun lalu Rp7,91 triliun. Total liabilitas tercatat Rp6,86 triliun, bertambah dari akhir tahun sebelumnya tercatat Rp6,84 triliun. Jumlah aset terakumulasi sebesar Rp14,92 triliun, mengalami lonjakan dari akhir tahun lalu sebesar Rp14,76 triliun. (*)