Gudang Garam (GGRM) Tambah Lagi Modal Bandara Dhoho Kediri Rp1 Triliun
:
0
EmitenNews.com -PT Gudang Garam Tbk (GGRM) kembali bakal menyuntikan modal sebesar Rp1 triliun kepada salah satu entitas usahanya yakni PT Surya Dhoho Investama (SDHI). Transaksi afiliasi atau penyetoran modal ditempatkan dan disetor tersebut akan dilakukan secara bertahap.
"Penyetoran awal akan dilakukan pada tanggal 31 Januari 2024," kata Direktur GGRM, Heru Budiman, dalam keterangan tertulisnya, yang dikutip, Rabu (31/1).
Heru menjelaskan bahwa mekanisme penambahan modal ini akan dilakukan dengan pengambilalihan saham-saham baru yang akan dikeluarkan oleh SDHI sejumlah 1 juta lembar saham atau senilai Rp1 triliun. Dengan demikian, modal ditempatkan dan modal disetor SDHI yang semula Rp13 triliun menjadi Rp14 triliun.
Heru menyebutkan bahwa transaksi afiliasi ini bertujuan untuk meningkatkan modal SDHI. Aksi korporasi ini dilakukan untuk mendukung kelanjutan proses pembangunan Bandar Udara Dhoho di Kediri, Jawa Timur yang dibangung oleh perseroan melalui SDHI.
Sebelumnya, dalam rangka memberikan support pelayanan bandara ini. Gudang Garam (GGRM) menyampaikan telah menandatangani Perjanjian Kerjasama Induk dan perjanjian Kerjasama Komersial dengan PT Pertamina Patra Niaga pada tanggal 30 November 2023.
Heru Budiman Direktur GGRM dalam keterangan resmi (4/12) menuturkan bahwa penandatangan kerjasama antara GGRM melalui PT Surya Dhoho Investama (SDHI) yang merupakan anak usaha GGRM dengan kepemilikan saham sebesar 99,99% beserta PT Pertamina Patra Niaga ini terkait Penyediaan dan pendistribusian Bahan Bakar minyak untuk penerbangan di Bandara International Dhoho Kediri.
"Kerjasama ini merupakan bentuk komitmen kedua belah pihak untuk mendukung Bandara Dhoho sebagai salah satu proyek strategis nasional dan mendukung operasional transportasi udara untuk kepentingan mobilitas masyarakat,"tuturnya.
Dalam kerjasama ini Pertamina Patra Niaga akan memberikan kontribusi dalam perencanaan maupun pengelolaan depot pengisian pesawat udara (DPPU) di Bandara udara Dhoho Kediri.
Related News
Investasi Pribadi Presdir Rudy di Saham ASII, Belanjakan Rp20,2 Miliar
Kawasan Industri Jadi Mesin Pertumbuhan Bisnis Infrastruktur CDIA
Lepas Saham MPRO Senilai Rp474M, Taipan Ini Masih Kuasai 10,46 Persen
Dalam 13 Bulan Terus Lepas Saham, Bobby Gafur Tetap Pengendali OASA
UNTR Bagi Dividen Interim Rp430 per Helai, Pantau Jadwal Cum Dividen
DADA Beri Santunan Dividen, Total Rp2 Miliar, Per Helai Berapa?





