Harga Merosot, Dirut BFIN Serok 1 Juta Lembar
Salah satu Kantor usaha BFIN.
EmitenNews.com - PT. BFI Finance Indonesia Tbk. (BFIN) melaporkan bahwa Sutadi selaku Presiden Direktur telah menambah porsi kepemilikannya pada tanggal 20 November 2025.
Sudjono Direktur BFIN dalam keterangan tertulisnya Selasa (25/11) menyampaikan bahwa Sutadi telah membeli sebanyak 1 juta lembar saham BFIN di harga Rp772,5 per saham.
"Transaksi ini dilakukan dengan tujuan Investasi dengan kepemilikan langsung,"tuturnya.
Pasca transaksi maka kepemilikan saham Sutadi di BFIN bertambah menjadi 19,8 juta lembar saham setara dengan 0,13% dibandingkan sebelumnya sebanyak 18,8 juta lembar saham.
Pada perdagangan hari ini Selasa (25/11) saham BFIN turun 1,32 persen ke level Rp750 per saham. Dalam sebulan terakhir drop 3,8 persen dari Rp780 pada 27 Oktober 2025. Dalam enam bulan anjlok 17 persen dari harga Rp910 pada 26 Mei 2025. Secara tahunan (YTD) anjlok 18,8 persen dari harga Rp930 pada awal Januari 2025.
Related News
Siaga Lonjakan Listrik Saat Lebaran, PGEO Pastikan Pasokan Aman
Ngotot Mau Akuisisi Jungleland Yang Masih Merugi, Ini Alasan JGLE
Topline 2025 DAAZ Menguat Jadi Rp13T, Laba Malah Jeblok 42,1 Persen
Laba Emiten Poultry (CPIN) Melonjak 52 persen ke Rp5,6 Triliun di 2025
Terpangkas 91,93 Persen, MBAP Akumulasi Laba USD1,54 Juta
Pendapatan Rp6,44T, Laba SGRO Anjlok 44,26 Persen





