Harga Minyak Disentil UEA Keluar dari OPEC
:
0
Salah satu kegiatan organisasi produsen minyak (OPEC) tahun lalu. Foto: OPEC
EmitenNews.com - Harga minyak sedikit turun dari level tertinggi tiga pekan pada hari ini (29/4/2026). Pasar mempertimbangkan dampak keputusan Uni Emirat Arab (UEA) untuk keluar dari kelompok produsen OPEC membuat harga minyak disentil dan turun.
Kendati demikian, ketidakpastian mengenai perang AS-Israel terhadap Iran tetap ada, membatasi penurunan harga minyak karena Selat Hormuz tetap tertutup dan kesepakatan damai antara Washington dan Teheran tampak masih jauh.
Investing.com, Rabu (29/4/2026) memberitakan harga minyak Brent berjangka turun 0,6% menjadi $110,65 per barel pada pukul 20:16 ET (00:16 GMT), sementara harga minyak mentah West Texas Intermediate berjangka turun 0,9% menjadi $99,05/barel. Kedua kontrak tersebut melonjak lebih dari 3% ke level tertinggi hampir tiga minggu pada hari Selasa.
Keluarnya UEA—yang akan berlaku efektif pada hari Jumat—merupakan pukulan besar bagi kelompok penghasil minyak di tengah gangguan yang terus-menerus akibat perang Iran.
UEA mengatakan langkah tersebut bertujuan untuk lebih fokus pada "kepentingan nasionalnya." Namun, langkah ini membuat negara tersebut berselisih dengan negara tetangganya, Arab Saudi, pemimpin efektif OPEC.
Negara tersebut diperkirakan akan meningkatkan produksi minyak, mengingat mereka telah menolak kuota produksi OPEC di masa lalu.
Namun, dengan pengiriman melalui Selat Hormuz yang masih diblokir, peningkatan produksi kemungkinan hanya akan terjadi setelah pembukaan kembali saluran tersebut.
Skenario ini tampak jauh, karena Selat Hormuz tetap tertutup dan upaya untuk menengahi lebih banyak pembicaraan AS-Iran sebagian besar gagal.
Laporan media awal pekan ini menunjukkan Iran menawarkan proposal baru untuk membuka kembali Selat Hormuz dan mengakhiri perang. Tetapi Washington terlihat keberatan dengan proposal ini karena ketidaksepakatan tentang penundaan pembicaraan tentang program nuklir Iran.
AS juga sebagian besar mempertahankan blokade angkatan lautnya terhadap Iran, membuat kedua negara berada dalam kebuntuan.
Related News
Investor Tunggu Fed, Harga Emas Asia Fluktuatif, Antam Turun Rp30.000
Bank Dunia Proyeksikan Harga Energi Bakal Melonjak 24 Persen Tahun Ini
UEA Tinggalkan OPEC Mulai 1 Mei, Apa Dampaknya?
RUPST BJB Angkat Ratu Laut Kidul Jadi Komut, Mari Kenali Sosoknya
Kecelakaan KA, Danantara Siap Evaluasi Keamanan Tidak Hanya Kereta Api
Sinyal dari Menperin, Mobil Listrik Juga Dipertimbangkan dapat Subsidi





