Hari Ini, Pelayaran Nasional Ekalya (ELPI) Pasang Harga Perdana Rp200 per Saham

EmitenNews.com - PT Pelayaran Nasional Ekalya Purnamasari Tbk (ELPI) mulai hari ini Selasa 2 hingga 4 Agustus 2022 melakukan penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO) pada harga Rp200 per saham pada harga nominal Rp100 per saham.
Bergerak dalam bidang angkutan laut dan aktivitas penunjang angkutan itu melepas sebanyak 1.112.000.000 saham biasa atas nama, atau 15% dari modal ditempatkan dan disetor Perseroan setelah Penawaran Umum Perdana. Sehingga dana yang bakal diraup dari ipo ini sebesar Rp222.400.000.000.
Bertindak sebagai Penjamin Emisi Efek yaitu PT Trimegah Sekuritas (LG).
Perseroan juga mengadakan Program Alokasi Saham Karyawan (Employee Stock Allocation atau “ESA”) dengan mengalokasikan saham sebanyak-banyaknya 111.200.000 saham atau sebanyak-banyaknya sebesar 10% dari jumlah Saham Yang Ditawarkan dalam Penawaran Umum Perdana Saham.
Dana ipo akan digunakan, sekitar 56,70% untuk belanja modal dalam Pengadaan kapal OSV. Sekitar 16,97% akan digunakan untuk belanja modal atas rencana ekspansi usaha beberapa diantaranya mengakuisisi kepemilikan saham PT Multi Eximindo dalam Kazo Marine (M) SDN BHD yang berdomisili di Malaysia. PT Multi Eximindo merupakan pihak afiliasi Perseroan.
Sekitar 17,99% akan digunakan untuk belanja modal dalam pembangunan Kantor Pusat Perseroan. Sekitar 6,74% akan digunakan untuk belanja modal dalam pembentukan Training Center. Sedangkan sisanya akan digunakan untuk modal kerja, berupa biaya operasional yang timbul dari pembelian kapal OSV dalam pelaksanaan tender.
Adapun pelaksanaan sebagai berikut:
- Penawaran Umum 02 Agustus 2022 - 04 Agustus 2022
- Penjatahan (Selesai) 4 Agustus 2022
- Distribusi pada 05 Agustus 2022
- Pencatatan di BEI pada 8 Agustus 2022
Related News

Pengendali IDPR Belum Berhenti Borong Saham, Ada Apa?

Emiten TP Rachmat (ASSA) Cetak Laba Melonjak di 2024

Nusa Raya Cipta (NRCA) Bukukan Pendapatan Rp3,3T Sepanjang 2024

Penjualan Oke, Laba ENAK 2024 Tergerus 16 Persen

Melejit 708 Persen, Pendapatan BEEF 2024 Sentuh Rp4,93 Triliun

Rugi Menipis, Emiten Sri Tahir (SRAJ) 2024 Defisit Rp542 Miliar