IHSG Ambruk 10 Persen Jelang Ulang Tahun Prabowo
:
0
Potret pengunjung melintas di depan papan perdagangan bursa yang memerah. Foto: IDX
EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ambruk hingga dua digit pada perdagangan Jumat (16/10/2026), jelang ulang tahun Presiden Prabowo Subianto ke-75 esok hari.
Berdasarkan data Stockbit pukul 10:33 WIB, IHSG longsor -639,36 poin atau -10,90% ke level 5.224,42, setelah sempat memicu trading halt di pembukaan.
Pada pembukaan, IHSG langsung dibuka di 5.393,92 atau anjlok -8,01%, yang memicu penghentian perdagangan 30 menit oleh Bursa Efek Indonesia (BEI).
Setelah dibuka kembali, tekanan jual justru semakin masif. IHSG sempat menyentuh level terendah intraday di 5.193,22 dengan level tertinggi di 5.404,51.
Panic selling tercermin dari nilai transaksi yang jumbo. Data All Market mencatat transaksi sudah tembus Rp14,05 triliun dengan 338,05 juta lot dan frekuensi 1,05 juta kali sebelum tengah hari.
Ambruknya IHSG diduga dipicu pengumuman MSCI pada 15 Oktober waktu setempat yang membuka konsultasi proposal untuk mereklasifikasi Indonesia dari Emerging Market menjadi Standalone Market.
MSCI menilai penurunan ke Frontier Market pun tidak cukup menggambarkan kedalaman masalah pasar Indonesia.
Penyedia indeks global itu menyoroti opasitas struktur kepemilikan, konsentrasi kepemilikan tinggi, dugaan trading terkoordinasi, hingga minimnya bukti penegakan aturan yang berarti.
Meski OJK dan BEI telah melakukan reformasi integritas pasar, MSCI menilai kemajuan yang konsisten belum terlihat.
Konsultasi akan berlangsung hingga 30 April 2027 dan keputusan final diumumkan paling lambat 30 Juni 2027.
Related News
3 Negara yang Dilempar MSCI dari Emerging Market ke Standalone Market
Baru Dibuka, IHSG Seketika Trading Halt 8% Usai Kronik MSCI
IHSG Dibayangi Pengumuman MSCI, Waspada Koreksi
IHSG Terseret Arus Standalone Market
Mengapa MSCI Turunkan RI ke Standalone Market Bukan ke Frontier Market
Sediakan 70 Ribu Kuota, Kemnaker Buka Layanan MagangHub Jabodetabek





