IHSG Hari Ini Rawan Lanjut Koreksi, Pantau ARCI, MINA, MIDI, dan TINS
:
0
Papan perdagangan bursa di gedung BEI, Jakarta. Foto: EmitenNews/Rifki
EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melanjutkan pelemahannya sebesar 0,32 persen ke level 7.106 pada penutupan perdagangan Senin (27/4/2026). Koreksi ini masih disertai tekanan jual, meskipun volume transaksi terpantau mulai mengecil.
Dari aktivitas investor asing, tercatat foreign buy mencapai Rp4,38 triliun, sementara foreign sell sebesar Rp6,42 triliun, sehingga membukukan net sell Rp2,04 triliun.
Secara teknikal, riset MNC Sekuritas memperkirakan posisi IHSG saat ini Selasa (28/4) berada pada bagian dari wave [v] atau alternatifnya di akhir wave [b] dari wave B. Kondisi ini membuat pergerakan indeks masih rawan melanjutkan koreksi dalam jangka pendek.
Adapun area koreksi terdekat diperkirakan berada di rentang 7.022–7.092, sekaligus berpotensi menutup area gap yang masih tersisa. Untuk level teknikal, support IHSG berada di 7.022 dan 6.917, sedangkan resistance di kisaran 7.313 hingga 7.484.
Di tengah pergerakan tersebut, pelaku pasar juga mencermati sejumlah rekomendasi saham dari MNC Sekuritas. Saham Archi Indonesia Tbk (ARCI) direkomendasikan buy on weakness setelah menguat 5,66 persen ke level 1.680, dengan target harga di kisaran 1.720–1.780 dan stoploss di bawah 1.605.
Selanjutnya, Midi Utama Indonesia Tbk (MIDI) yang terkoreksi 1,19 persen ke level 332 juga masuk dalam radar buy on weakness, dengan rentang beli 298–322 dan target harga 348–360.
Sementara itu, Sanurhasta Mitra Tbk (MINA) yang ditutup di level 320 masih berada dalam tekanan jual, dengan rekomendasi beli di kisaran 284–302 dan target harga hingga 402.
Adapun saham Timah Tbk (TINS) juga direkomendasikan buy on weakness pada rentang 3.560–3.680, dengan target harga 4.010–4.360 dan batas stoploss di bawah 3.390.
Di sisi lain, pasar juga diramaikan oleh sejumlah aksi korporasi berupa pembagian dividen tunai. Pada perdagangan 28 April 2026, beberapa emiten memasuki periode ex-dividend, di antaranya Adaro Minerals Indonesia Tbk, Adaro Energy Indonesia Tbk, Bank CIMB Niaga Tbk, Dharma Polimetal Tbk, Astra Otoparts Tbk, serta Bank Maybank Indonesia Tbk.
Adapun besaran dividen yang dibagikan antara lain BNGA sebesar Rp161,77 per saham, DRMA Rp70 per saham, AUTO Rp170 per saham, dan BNII sebesar Rp7,61 per saham. (*)
Related News
Optimalkan Gas Domestik, Pemerintah Kaji Pemanfaatan CNG
Rp22,59 Triliun Fasilitas Pinjaman Perbankan Belum Dimanfaatkan
Eskalasi Baru Selat Hormuz, IHSG Kembali Tertekan
IHSG Berbalik Melemah ke 7.106, Rebound Gagal di Awal Pekan
Mantul! IHSG Sesi I Rebound ke 7.175, Ini Saham-Saham Penggeraknya
Purbaya Beraksi Lagi! Sebut IHSG Bakal Meroket ke 28.000





