EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi masih berada di fase konsolidasi setelah terkoreksi 1,53% ke level 6.462,43 dalam sepekan.

Senior Technical Analyst Mirae Asset Sekuritas, M Nafan Aji Gusta mengatakan bahwa struktur bullish IHSG masih berlaku meski sejumlah indikator teknikal menunjukkan sinyal negatif.

Menurutnya, IHSG masih berada dalam fase recovery sejak terbentuknya pola wave [iv]. Kondisi tersebut didukung oleh positive crossover pada MA20 dan MA60 serta kenaikan volume perdagangan.

Nafan menyebut IHSG berpeluang melakukan technical rebound apabila mampu bertahan pada area support 6.371–6.290. Sementara itu, level resistance berada di kisaran 6.566–6.636.

“Namun, ruang penguatan diperkirakan masih terbatas karena para pelaku investor akan mencermati perkembangan kebijakan moneter global dan domestik, terutama setelah The Fed menaikkan suku bunga 25 bps ke 3,75%–4,00%,” kata Nafan dalam risetnya, Senin (21/9).

Dari domestik, Nafan memperkirakan pasar akan menanti Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada 22–23 September 2026. Respons BI terhadap tekanan rupiah dan kondisi likuiditas global menjadi salah satu faktor yang akan dicermati pasar.

Selain itu, pergerakan rupiah, arus dana asing, harga minyak, dan perkembangan geopolitik turut menjadi sentimen IHSG. Harga minyak di atas US$100 per barel dinilai berpotensi meningkatkan kekhawatiran inflasi sehingga membatasi ruang pelonggaran moneter.

“Sementara itu, agenda rebalancing FTSE dan implementasi kembali transaksi short selling juga berpotensi meningkatkan volatilitas pada saham-saham tertentu,” tuturnya.

Di sisi lain, Technical Analyst BRI Danareksa Sekuritas, Reza Diofanda menilai IHSG tengah berada dalam fase konsolidasi bearish setelah menembus ke bawah MA20 di level 6.551. Indikator MACD juga masih mempertahankan bearish crossover.

Menurut Reza, selam IHSG mampu bertahan di atas support 6.390, indeks berpeluang melakukan technical rebound menuju 6.585. Jika level tersebut berhasil ditembus, IHSG berpotensi melanjutkan penguatan menuju 6.705.