IHSG Lanjut Menguat, Borong Saham-saham Berikut
:
0
Indeks harga saham Gabungan (IHSG) bergerak di zona merah pada perdagangan sesi 2, Jumat 26 Juni 2026. Photo/Rizki EmitenNews.com
EmitenNews.com - Indeks Wall Street akhir pekan lalu ditutup menguat. Penguatan dipicu data nonfarm payrolls lebih rendah dari perkiraan menimbulkan harapan the Fed tidak akan menaikkan suku bunga bulan ini. Data nonfarm payrolls tercatat 29 ribu September 2026, melambat dari Agustus 2026 hanya 133 ribu, dan lebih rendah dari estimasi 90 ribu.
Tingkat pengangguran Amerika Serikat (AS0 naik menjadi 4,2 persen dari 4,1 persen. Indeks ditutup lebih rendah dari level tertinggi intraday karena yield US-Treasury berbalik menguat setelah sempat melemah. Harga minyak melemah terbatas setelah negara G7 mengumumkan akan melepas 100 juta barel cadangan minyak selama 4 bulan ke depan.
Harga emas spot turun 0,8 persen menjadi USD4,145 per troy oz karena penguatan dolar AS, dan yield US-Treasury. Fokus perhatian pasar global masih akan tertuju pada perkembangan konflik di Timur Tengah, dan pergerakan pasar obligasi pemerintah. Investor AS akan mencermati FOMC minutes, data ISM Service PMI, dan data awal Michigan Consumer Sentiment.
Risalah rapat FOMC akan rilis pada Rabu, 7 Oktober 2026. Di mana, investor akan mencari petunjuk lebih lanjut mengenai prospek kebijakan moneter the Fed. Data inflasi PCE, dan nonfarm payrolls lebih rendah dari perkiraan, dan pernyataan dovish beberapa pejabat the Fed telah menimbulkan harapan the Fed akan pertahankan suku bunga pada Oktober2026.
Di sisi lain, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akhir pekan lalu ditutup menguat 0,46 persen menjadi 6.036. Pekan ini, investor akan mencermati beberapa data ekonomi domestik. Yaitu cadangan devisa (7/10), indeks keyakinan konsumen (8/10), retail sales, dan penjualan otomotif (9/10).
Secara teknikal, indikator Stochastic RSI membentuk Golden Cross area oversold, dan histogram MACD masih dalam area negatif. IHSG ditutup di atas MA3. So, IHSG diperkirakan bergerak sideways cenderung menguat. Sepanjang perdagangan hari ini, Senin, 5 Oktober 2026, IHSG akan menyusuri kisaran support 6.000, dan resistance 6.200.
Berdasar data dan fakta tersebut, Phintraco Sekuritas menyarankan para pelaku pasar untuk mengoleksi sejumlah saham andalan berikut. Yaitu, Astra International (ASII), Bumi Resources Mineral (BRMS), Bank Central Asia (BBCA), Barito Pacific (BRPT), dan Merdeka Copper Gold (MDKA). (*)
Related News
IHSG di Ambang Kritis Psikologis 6.000, IPOT Beri Saran Investasi Ini
Mengekor Wall Street, IHSG Kian Bersinar
Skenario IHSG Pulih, Harus Tembus Level Ini!
Pekan Ini Analis Jagokan Saham ASII-BRPT, Cek Lengkapnya!
Proyeksi IHSG Awal Pekan (5/10), Cermati Area Berikut!
Genjot Sektor Riil, Pemerintah Siapkan Insentif Pajak Rp31 Triliun





