IHSG Masih Rawan, Koleksi Saham BBCA, BIRD, dan EXCL
Petugas kebersihan menyisir teras depan Bursa Efek Indonesia. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kemarin menguat 1,42 persen menjadi 6.311. Transaksi perdagangan disertai dengan kemunculan volume pembelian. Kendati begitu, gerak indeks belum sepenuhnya aman dari sapuan koreksi.
Dengan demikian, sepanjang perdagangan hari ini, Kamis, 20 Maret 2025, indeks akan mengorbit area support 5.995-5.938, dan posisi resistance di level 6.332-6.445. Berdasar data itu, MNC Sekuritas menyarankan pelaku pasar untuk mengoleksi sejumlah saham berikut.
Yaitu, Bank Central Asia (BBCA) buy on weakness Rp7.825-8.025 per helai dengan target harga di level Rp8.575-9.200 per saham, dan stop loss Rp7.750 per lembar. Blue Bird (BIRD) buy on weakness Rp1.390-1.425 per lembar dengan proyeksi Rp1.510-1.585 per helai, dan stop loss Rp1.375.
XL Axiata (EXCL) speculative buy Rp2.230-2.260 per eksemplar dengan target harga di kisaran Rp2.290-2.330 per lembar. Ultrajaya (ULTJ) buy on weakness Rp1.220-1.300 per helai dengan proyeksi di level Rp1.440-1.490 per saham, dan stop loss Rp1.200 per eksemplar. (*)
Related News
Kiriman Barang Pekerja Migran Dari Saudi 80-100 Ton Sebulan
Konsumsi Listrik Di SPKLU Melonjak 479 Persen Sepanjang Periode Nataru
Garuda Angkut 1,5 Juta Penumpang Selama Periode Nataru
Pembangunan Pabrik Baterai Mungkinkan RI Produksi Mobil Terjangkau
Platform Digital Bikin UMKM Perempuan Tumbuh Pesat
IHSG dan Hampir Semua Indeks Saham Global Menguat, Cuma Dua yang Minus





