IHSG Menguat Terbatas, Borong Saham-saham Berikut
:
0
Indeks harga saham Gabungan (IHSG) bergerak di zona merah pada perdagangan sesi 2, Jumat 26 Juni 2026. Photo/Rizki EmitenNews.com
EmitenNews.com - Mayoritas indeks Wall Street kemarin kembali menguat. Nasdaq bahkan berhasil mencetak rekor all time high baru. Sektor teknologi, dan perusahaan berbasis kecerdasan buatan (AI) menjadi penggerak utama pasar. Reli saham teknologi terus melaju meski yield obligasi pemerintah Amerika Serikat (AS) merangkak naik.
Sejumlah saham berbasis AI memimpin pergerakan Nasdaq. Saham SpaceX melonjak lebih dari 7 persen, Meta Platforms melejit 1-2 persen, dan Microsoft melonjak 1-2 persen. Nvidia dan Tesla turut naik sekitar 2 persen. Pelaku pasar kini menanti risalah rapat The Fed September 2026.
Risalah tersebut diharapkan memberi petunjuk arah kebijakan moneter bank sentral AS berikutnya. Penguatan mayoritas indeks Wall Street, dan harga beberapa komoditas global berpotensi menjadi katalis positif untuk pasar, namun masih berlanjutnya aksi net sell asing diprediksi menjadi katalis negatif.
So, IHSG untuk hari ini diperkirakan bergerak bervariatif cenderung menguat terbatas dengan support 6.055-5.979, dan resistance 6.187-6.253. Menilik data itu, Retail Research CGS International Sekuritas Indonesia menjagokan saham Erajaya (ERAA), Adaro Andalan (AADI), Bukit Asam (PTBA), Bank Danamon (BDMN), AKR Corporindo (AKRA), dan Merdeka Gold (EMAS). (*)
Related News
Bursa Pagi Menguat, IHSG Susuri Level Up 6.100
Laba Naik 253 Persen, Pupuk Indonesia Kantongi Rp8,51 Triliun
Lanjut Menguat, IHSG Jangkau 6.200
Ini Penataan Impor Yang Mau Dilakukan Menperin Baru
IHSG Perlu Tembus Area Ini Untuk Lanjut Menguat
IHSG Melesat ke 6.118, Big Banks Menghijau, GOTO Teraktif





