IHSG Rawan, Serok Saham CUAN, PTRO, DSSA, dan AADI
:
0
Suasana main hall Bursa Efek Indonesia. FOTO - Aji Emitennews
EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kemarin ditutup melemah 1,02 persen menjadi 6.009. IHSG sempat melemah hingga level 5.973 sebelum akhirnya kembali ke atas level 6.000. IHSG akan menguji level psikologis kembali di kisaran 6.000.
Kalau IHSG ditutup di bawah level tersebut, maka berpotensi akan menguji level 5.800-5.900. Inflasi Indonesia tercatat 3,28 persen YoY pada September 2026, meningkat dari Agustus 2026 di level 3,19 persen YoY, dengan inflasi bulanan 0,30 persen, dan inflasi inti 2,84 persen YoY.
Kenaikan inflasi terutama didorong kelompok makanan, minuman, dan tembakau mengalami inflasi 4,37 persen YoY. Meski inflasi headline meningkat, inflasi inti masih relatif terkendali menunjukkan tekanan permintaan domestik belum terlalu kuat, sehingga diperkirakan inflasi tersebut belum memberi tekanan besar bagi Bank Indonesia untuk mengetatkan kebijakan moneter.
Namun, kenaikan harga pangan perlu dicermati karena dapat meningkatkan risiko tekanan inflasi ke depan. Dampak inflasi dapat mengakibatkan berkurangnya daya beli konsumen. Neraca perdagangan Indonesia tercatat surplus USD3,55 miliar Agustus 2026, jauh dari Juli 2026 hanya USD120 juta. Surplus itu, ditopang ekspor USD26,61 miliar atau 6,72 persen YoY, dan impor USD23,06 miliar alias tumbuh 19,09 persen YoY.
Surplus terutama dari sektor nonmigas, khususnya produk logam, dan komoditas berbasis hilirisasi. Namun, terjadi defisit pada migas. Pertumbuhan impor jauh lebih cepat daripada ekspor perlu dicermati karena dapat mempersempit surplus ke depan, terutama jika permintaan global, dan harga komoditas melemah.
Menilik data itu, Phintraco Sekuritas menyarankan para pelaku pasar untuk mengoleksi sejumlah saham andalan berikut. Yaitu, Adaro Andalan Indonesia (AADI), VKTR Teknologi Mobilitas (VKTR), Dian Swastatika Sentosa (DSSA), Petrosea (PTRO), dan Petrindo Jasa Kreasi (CUAN). (*)
Related News
Bursa Pagi Menguat, IHSG Jauhi Dasar Level 6.000
Terkoreksi, IHSG Susuri Level ini
Genjot Manufaktur, Pemerintah Siapkan BM 0% Bahan Baku Plastik
Tutup Akhir Pekan, Cermati Saham-Saham Ini
Cum Dividen 2 Emiten Hari Ini, Yield Hingga 1,7 Persen, Cek Jadwalnya!
IHSG Uji Lagi Level 6.000, Ini Kata Analis





