IHSG Rebound, Gulung Saham AGII, MBMA, dan SSIA
:
0
Suasana main hall Bursa Efek Indonesia. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terkoreksi 0,56 persen menjadi 8.521. Transaksi perdagangan disertai dengan kemunculan tekanan jual. Dengan demikian, indeks masih berpeluang menguat ke rentang area 8.600-8.662.
Oleh sebab itu, sepanjang perdagangan hari ini, Rabu, 26 November 2025, indeks akan menjelajahi area support 8.491-8.341, dan posisi resistance 8.578-8.616. Berdasar data itu, MNC Sekuritas menyarankan para pelaku pasar untuk mengoleksi sejumlah saham andalan berikut.
Yaitu, Aneka Gas Industri (AGII) speculative buy Rp1.350-1.375 per helai dengan proyeksi Rp1.470-1.600 per saham, dan stop loss Rp1.330 per eksemplar. Indofood CBP (ICBP) buy on weakness Rp8.350-8.500 per saham dengan target Rp8.875-9.300 per helai, dan stop loss Rp8.325 per eksemplar.
Merdeka Materials (MBMA) buy on weakness Rp550-565 per helai dengan proyeksi Rp620-645 per saham, dan stop loss Rp540 per lembar. Surya Semesta Internusa (SSIA) buy on weakness Rp1.720-1.775 per saham dengan target Rp1.910-2.170 per helai, dan stop loss Rp1.700 per eksemplar. (*)
Related News
Konflik Memanas, Laju IHSG Tersendat
IHSG Konsolidatif, Jala Saham INDF, AMRT, MAPI, PGEO, dan JPFA
IHSG Rapuh, IPOT Sarankan Fokus Trading Saham Nikel dan CPO
Perlahan Bangkit, Indeks Bakal Uji 7.119-7.224
Sempat Anjlok, IHSG Berhasil Bangkit di Akhir Perdagangan
IHSG Sesi Siang (4/5) Konsisten Naik 0,17 Persen ke 6.968





