EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terkoreksi dalam pada jeda siang perdagangan Rabu (30/4/2026). IHSG turun 2,46 persen atau 174,67 poin ke level 6.926,54.

Total nilai transaksi tercatat Rp11 triliun. Sebanyak 95 saham naik, 618 saham turun dan 98 saham flat. Tekanan jual asing jadi salah satu pemicu pelemahan. Data Stockbit Sekuritas mencatat investor asing membukukan net sell Rp977,08 miliar di seluruh pasar. Foreign buy Rp4,00 triliun tidak mampu mengimbangi foreign sell yang mencapai Rp4,98 triliun.

Seluruh indeks sektoral kompak melemah. Tekanan terdalam dialami IDXBASIC yang ambles 3,77 persen, disusul IDXINDUSTRY -3,21 persen, IDXENERGY -2,77 persen, dan IDXINFRA -2,48 persen. Sektor lainnya seperti IDXCYCLICAL -2,33 persen, IDXPROPERTY -2,15 persen, IDXNONCYC -2,00 persen, IDXFINANCE -1,97 persen, IDXTRANS -1,78 persen, IDXHEALTH -1,44 persen, dan IDXTECHNO -1,10 persen.

Di tengah pelemahan pasar, beberapa saham masih menguat dan menjadi leaders siang ini. JPFA memimpin dengan naik 3,69 persen ke Rp2.530, diikuti TKIM +2,05 persen ke Rp8.700 dan MSIN +1,20 persen ke Rp840.

Sebaliknya, jajaran laggards dipimpin oleh DSSA yang anjlok 10,17 persen ke Rp1.545. BREN tertekan 5,71 persen ke Rp4.660 dan TPIA melemah 1,12 persen ke Rp5.025.

Saham perbankan dan komoditas jadi sasaran jual asing. Top net foreign sell ditempati BBCA Rp386,93 miliar, BBRI Rp285,88 miliar, dan ANTM Rp146,77 miliar. Sementara aksi beli asing masuk ke BBNI Rp37,95 miliar, ADRO Rp31,94 miliar, dan INCO Rp19,69 miliar.