IHSG Sesi I Nyaris Balik ke 6.100, Sempat Terseok 1,65% ke 6.029
:
0
Suasana lantai aula perdagangan Bursa Efek Indonesia. Foto: EmitenNews.
EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terseak-seok di sesi I perdagangan Rabu (29/7/2026). IHSG sempat menyentuh level terendah di 6.029,32 atau turun sekitar 1,65% sebelum sedikit bangkit ke level 6.100 penutupan sesi I.
Mengutip data RTI Business pukul 12.00 WIB, IHSG berada di level 6.093,59 atau turun 36,99 poin (-0,60%). Indeks komposit di awal sesi sempat dibuka menguat di 6.141,16 dan menyentuh high 6.174,41, namun langsung berbalik arah dan anjlok ke level 6.029,32.
Pelemahan IHSG terjadi dengan volume transaksi 26,88 miliar saham senilai Rp16,85 triliun. Sebanyak 461 saham melemah, 176 saham menguat, dan 154 saham stagnan.
Sektor Kompak Merah
Tekanan jual melanda seluruh kesebelasan sektor. Berdasarkan data Stockbit, sektor yang tertekan paling dalam dipimpin oleh `IDXPROPERT` turun 2,86% ke 753,82. Disusul `IDXINDUST` -2,02%, `IDXINFRA` -1,86%, dan `IDXCYCLIC` -1,59%.
Sektor lain juga ikut melemah: `IDXTRANS` -1,41%, `IDXENERGY` -1,10%, `IDXFINANCE` -0,76%, `IDXBASIC` -0,71%, `IDXTECHNO` -0,50%, `IDXNONCYC` -0,17%, dan `IDXHEALTH` -0,05%.
Top Gainer & Top Loser
Di tengah koreksi IHSG, beberapa saham justru parkir di zona hijau. `MGNA` jadi top gainer dengan lonjakan 27,78% ke Rp115. Disusul `DWGL` +18,18% ke Rp338 dan `ECII` +13,82% ke Rp173.
Sementara di sisi pelemahan, `MCAS` jadi top loser turun 14,81% ke Rp276. `MPRO` anjlok 14,26% ke Rp10.525. Dua saham yang sebelumnya kena UMA `BAJA` dan `KDTN` juga kembali tertekan masing-masing 13,39% ke Rp194 dan 9,38% ke Rp290.
Market cap BEI tercatat Rp10.690,86 triliun pada sesi I hari ini.
Related News
BEI Pantau JAWA, Masuk Radar UMA
Anak Usaha Baru MPXL Bermarkas di Serang, Modal Dasar Rp12 Miliar
BEI Resmi Ubah Harga Minimum Saham, Ini Daftar Saham Rp1-Rp50
Raja Kripto Caplok 15 Persen, Saham TRUK Melenting ARA
Suspensi Dicabut! 3 Saham Bergerak Melesat, Menjunam, & Flat
VICO Jadwal Dividen Rp8, Cum Date 28 September





