EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan akan menguji lagi level psikologis di 6.000, usai melemah pada perdagangan sebelumnya 1,02 persen.

Equity Research Analyst Phintraco Sekuritas, Alrich Paskalis T mengatakan jika IHSG justru ditutup di bawah level tersebut, maka berpotensi akan menguji level berikutnya di 5.800-5.900.

“Diperkirakan IHSG akan uji level psikologis kembali di level 6,000. Jika IHSG ditutup di bawah level tersebut, maka berpotensi akan menguji level berikutnya di  5,800-5,900,” ujar Alrich dalam risetnya, Jumat (2/10).

Begitu pun dengan Senior Technical Analyst Mirae Sekuritas, M Nafan Aji Gusta. Ia berpandangan bahwa, secara teknikal pergerakan IHSG telah menyentuh fase extremely oversold atau sangat jenuh jual.

Di samping itu, kata dia, sentimen IHSG pada Jumat ini dapat dikategorikan mixed-to-bearish dengan peluang technical rebound yang masih terbuka. Hal itu tak lepas dari catatan perdagangan sebelumnya, di mana net sell asing di pasar reguler mencapai Rp240 miliar.

“Memang jauh lebih kecil dibanding sekitar Rp1,56 triliun pada 30 September lalu. Artinya, pelemahan IHSG pada Kamis kemarin tidak lagi disertai akselerasi foreign selling sebesar hari sebelumnya, sehingga terdapat indikasi tekanan jual mulai mereda, tinggal menantikan konfirmasi pembalikan tren,” tutur Nafan.

Senada, Technical Analyst BRI Danareksa Sekuritas, Reza Diofanda juga menilai IHSG masih berada dalam tekanan usai ditutup di level psikologis 6.000. Namun demikian, indeks masih punya kesempatan konsolidasi di area 6.000-6.200.

“Support berikutnya berada di 5.854, sedangkan resistance 6.185–6.240; kemampuan kembali menembus 6.185 menjadi konfirmasi awal untuk membuka ruang technical rebound,” kata Reza.