Ikuti Jejak Wall Street, IHSG Kembali Menguat
:
0
Suasana Main Hall Bursa Efek Indonesia. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Indeks bursa Wall Street kemarin ditutup menguat. Itu seiring soliditas laporan keuangan dua emiten teknologi berkapitalisasi besar. Kondisi tersebut sukses meredam kekhawatiran investor terhadap kemungkinan pelambatan perkembangan teknologi kecerdasan buatan (AI) di tengah gejolak ekonomi.
Meta Platform Inc ditutup menguat 4,2 persen setelah melaporkan pendapatan kuartal I-2025 lebih baik dari ekspektasi. Sementara itu, dalam earning call, Mark Zuckerberg menyatakan perseroan dalam posisi tepat menghadapi ketidakpastian ekonomi.
Sejalan dengan Meta Platform, Microsoft juga melaporkan pendapatan, dan laba bersih lebih baik dari ekspektasi. Alhasil, saham perseroan ditutup menguat 7,63 persen. Selain melaporkan kinerja solid, perseroan juga akan menaikkan belanja modal untuk menambah kapasitas data center.
Penguatan modal itu, karena komputasi awan, dan kecerdasan buatan menjadi masukan untuk setiap perusahaan guna menaikkan output. Penguatan indeks bursa Wall Street, aksi beli investor asing, dan lonjakan harga sejumlah komoditas akan menjadi sentimen positif indeks harga saham gabungan (IHSG).
Sepanjan perdagangan hari ini, Jumat, 2 Mei 2025, Indeks diprediksi melanjutkan penguatan dengan kisaran support 6.725-6.685, dan resistance 6.810-6.850. Menilik data itu, Retail Research CGS International Sekuritas Indonesia menyodorkan sejumlah saham berikut.
Yaitu, Sumber Alfaria Trijaya (AMRT), Unilever Indonesia (UNVR), Surya Citra Media (SCMA), Telkom Indonesia (TLKM), Petrosea (PTRO), dan Kalfe Farma (KLBF). (*)
Related News
BTN Raih Penghargaan Top Company in Banking Transformation 2026
Akhiri Juni IHSG Rontok Lagi, Market Cap di Bawah 10 Ribu Triliun
Menanti Review S&P Bulan Juli hingga MSCI yang Jadi Overhang Terbesar
Merah Total, IHSG Kembali Terpuruk 2,42 Persen ke 5.679
Susunan Direksi BEI Periode 2026-2030, Ini Nama-Namanya
Baru Buka, IHSG Tetiba Anjlok 1,26 Persen ke 5.747





