Indeks Bergerak di Range 7000-7140, Bahana Sekuritas Jagokan Saham ISAT, META dan BBTN
:
0
EmitenNews.com—Bursa AS, bursa saham Wallstreet ditutup Mixed pada Senin (8/8) waktu setempat, pelaku pasar menanti rilis data Indeks Harga Konsumen (CPI) AS yang akan berpengaruh terhadap sikap The Fed dalam upaya mengendalikan tingkat inflasi AS. Dow Jones Industrial Average (DJI) (+0.09%), S&P 500 (-0.12%) dan Nasdaq (-0.10%).
Indeks Eropa, bursa saham Eropa ditutup kompak menguat pada Senin (8/8) waktu setempat, setelah rilis data tenaga kerja AS yang kuat menunjukkan kondisi ekonomi AS yang solid membuat The Fed diperkirakan akan mengambil sikap Dovish pada pertemuan berikutnya. Selain Indeks DAX (+0.84%), FTSE 100 (+0.57%), dan CAC 40 (+0.80%).
Bursa Asia, bursa saham Asia mayoritas pada perdagangan Senin (8/8) ditutup menguat, setelah rilis data Tenaga Kerja AS yang solid meredakan kekhawatiran akan perlambatan ekonomi AS. Selain itu rilis data Ekspor China yang tumbuh 18% dibulan Juli membantu mendorong upaya pemulihan ekonomi China ditengah masih melambatnya permintaan di dalam negeri. Indeks NIKKEI (+0.26%), Hang Seng (-0.77%), Shanghai (+0.31%) dan KOSPI (+0.09%).
Komoditas, harga minyak Brent ditutup menguat 1.69% ke level USD 96.52/barrels pada Senin (8/8), setelah rilis data Ekonomi AS dan China yang positif memberi harapan akan meningkatnya permintaan energi meskipun masih dibayangi kekhawatiran perlambatan ekonomi dunia.
“Indeks Harga Saham Gabungan pada perdagangan Senin (08/08) ditutup Mixed pada level 7086 (+0.03%). Indeks saham yang menjadi pemberat penguatan IHSG adalah IDXTECHNO (-1,48%). Secara Teknikal IHSG diperkirakan akan bergerak dalam range 7000-7140,” kata Dimas Analis Bahana Sekuritas.
Related News
IHSG Akhir Pekan Melesat ke 6.401, CUAN Top Loser LQ45
Pidato Prabowo Sengat IHSG, Indeks Berbalik Reli 0,56% di Akhir Sesi I
Prabowo Sebut Keuntungan BUMN Naik 2 Kali Lipat dalam 2 Tahun
Menyambut HUT ke-81 RI, IHSG Jumat Dibuka Terkoreksi 0,18 Persen
IHSG Tertekan 1,13 Persen, MNC Sekuritas Ungkap Dua Skenario
Di Tengah Sentimen MSCI, Kiwoom Masih Bidik IHSG ke 7.000





