Indo Oil (OILS) Bagikan Dividen Rp1,4 Miliar, RUPS Restui Jaminkan 50% Aset ke Bank UOB
:
0
EmitenNews.com -PT Indo Oil Perkasa Tbk (OILS) mengumumkan pembagian dividen tunai sebesar Rp1,40 miliar. Keputusan ini ditetapkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) di Surabaya pada Jumat (26/5).
Mengutip risalah RUPST, Senin (26/6), dana dividen diambil dari saldo laba OILS tahun buku 2022 yang mencapai Rp12,78 miliar.
Dividen akan disalurkan kepada 454,05 juta saham yang beredar. Dengan demikian, maka dividend per share (DPS) perseroan mencapai Rp3,09 per saham. Selain sebagai dividen, sebesar Rp11,37 miliar masih dipertahankan sebagai laba ditahan.
Tanggal pembayaran dividen IOLS ini akan di sebar pada 27 Juni 2023. Data Keuangan per 31 Desember 2022 yang mendasari pembagian Dividen adalah saldo laba ditahan yang tak dibatasi penggunaannya Rp11,37 miliar dan ekuitas Rp82,78 miliar.
Disisi lain, RUPS juga memberi persetujuan kepada Direksi Perseroan untuk menjaminkan aset perusahaan berupa piutang, persediaan, dan mesin serta bangunan dengan nilai lebih besar dari 50% total aset perusahaan kepada kreditur Perseroan, baik kepada PT. Bank UOB Indonesia maupun kepada lembaga perbankan lainnya dan/atau institusi keuangan lainnya.
Sebagai informasi, eksportir minyak kelapa ini membukukan laba bersih 2022 sebesar Rp6,81 miliar. Realisasi ini naik 13,12 persen yoy dibandingkan 2021 senilai Rp6,02 miliar.
Performa ini didukung peningkatan penjualan sebesar 37,01 persen yoy menjadi Rp514,20 miliar, dibandingkan tahun sebelumnya senilai Rp375,30 miliar.
Kontribusi ekspor menjadi tulang punggung utama penjualan OILS senilai Rp327,90 miliar, sedangkan pasar domestik menyerap Rp186,30 miliar.
Related News
PSDN Rampungkan Jual Aset Rp67 M untuk Modal Kerja hingga Bayar Gaji
Dividen Final AUTO Rp170 per Saham, Cum Date 27 April
Mandiri (BMRI) Tuai Laba Rp15,4T di Q1-2026, Kredit Tumbuh 17,4 Persen
Kontrak Baru ADHI Melonjak di Kuartal I, Porsi Swasta Cuma 2 Persen
Free Float Mini, Emiten Grup Maspion ALMI Beber Aksi Hindari Delisting
MMIX Kebut Ekspansi Bisnis, Targetkan Pendapatan Rp382 Miliar





