Indomobil Finance Siapkan Rp918 Miliar Untuk Lunasi Pokok dan Bunga Obligasi Jatuh Tempo

EmitenNews.com -PT Indomobil Finance Indonesia telah menyiapkan dana untuk Pelunasan Pokok dan Pembayaran Bunga Ke-4 Obligasi V tahap II Tahun 2023 Seri A.
Edy Handojo Presiden Direktur PT Indomobil Finance Indonesia dalam keterangan tertulisnya (15/1) menuturkan bahwa Perseroan telah menyiapkan dana sebesar Rp918 miliar untuk pelunasan pokok Obligasi dan pembayaran bunga yang akan jatuh tempo pada tanggal 8 April 2024.
Dalam penuturannya Edy menambahkan pelunasan Obligasi ini tidak berdampak terhadap kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan, atau kelangsungan usaha PT Indomobil Finance Indonesia.
Sebelumnya pada akhir tahun 2023, Indomobil Finance Indonesia (IMFI) mendapat pendanaan sindikasi senilai USD400 juta. Pinjaman ini diperoleh dari berbagai bank yang berdomisili di dalam dan luar negeri. Sindikasi ini diperoleh dari 33 bank peserta yang berasal dari sembilan negara.
Sembilan negara tersebut diantaranya, Taiwan, Indonesia, Malaysia, Singapura, Jepang, China, Korea, Filipina dan India. Awalnya, pinjaman sindikasi ini diluncurkan dengan rencana USD250 juta melalui greenshoe option. Tapi ternyata penawaran tersebut mendapatkan respon yang baik dari kreditur sehingga total permintaan dari kreditur mencapai USD798 juta atau oversubscribed 3,2 kali.
IMFI dalam rilis menjelaskan, hanya menyerap US$ 400 juta dengan mempertimbangkan kebutuhan dan yang ditetapkan. Dana dari pinjaman sindikasi ini digunakan untuk pembiayaan dalam satu tahun ke depan. IMFI juga akan lindung nilai atas risiko nilai tukar dan fluktuasi suku bunga.
Pinjaman ini menjadi pinjaman ke 13 yang diperoleh IMFI. Total pinjaman sejak pinjaman sindikasi pertama mencapai USD2,88 miliar. Sementara total pinjaman yang telah dilunasi sebesar USD1,92 miliar atau sekitar 82,68% dari total pinjaman.
Untuk mendukung terlaksananya kegiatan pendanaan ini, IMFI menunjuk Sumitomo Mitsui Banking Corporation Singapore Branch / PT Bank BTPN Tbk, Bank of China (Hong Kong) Limited/Bank of China (Hong Kong) Limited Jakarta Branch, CIMB Bank Berhad, Singapore Branch/PT Bank CIMB Niaga Tbk, CTBC Bank Co., Ltd, DBS Bank Ltd., PT Bank Mandiri Tbk, Mizuho Bank Ltd/PT Bank Mizuho Indonesia, Oversea-Chinese Banking Corporation Limited dan RHB Bank Berhad sebagai Original Mandated Lead Arrangers dan Bookrunners. Sedangkan yang bertindak sebagai Facility Agent adalah CTBC Bank Co., Ltd dan Account Bank adalah PT Bank CTBC Indonesia.
Adapun institusi-institusi yang menjadi peserta sindikasi kali ini adalah sebagai berikut:
- Sumitomo Mitsui Banking Corporation, Singapore Branch / PT Bank BTPN Tbk
- Bank of China (Hong Kong) Limited / Bank of China (Hong Kong) Limited, Jakarta Branch
- CIMB Bank Berhad, Singapore Branch / PT Bank CIMB Niaga Tbk
- CTBC Bank Co., Ltd
- DBS Bank Ltd
- PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
- Mizuho Bank, Ltd. / PT Bank Mizuho Indonesia
- Oversea-Chinese Banking Corporation Limited
- RHB Bank Berhad
- The Korea Development Bank, Singapore Branch
- First Commercial Bank, Offshore Banking Branch
- Hua Nan Commercial Bank, Ltd., Offshore Banking Unit / Hua Nan Commercial Bank, Ltd., Singapore Branch
- Land Bank of Taiwan
- PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
- PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
- Taiwan Cooperative Bank, Offshore Banking Branch
- Taipei Fubon Commercial Bank Co., Ltd. Singapore Branch
- PT Bank Maspion Indonesia, Tbk
- Bank of the Philippine Islands
- Taishin International Bank
- Taiwan Business Bank Ltd., Offshore Banking Branch
- PT Bank SBI Indonesia
- The Shanghai Commercial & Savings Bank, Ltd. Offshore Banking Branch
- Bank of Panhsin
- Bank of Taiwan, Singapore Branch
- Chang Hwa Commercial Bank Ltd. Offshore Banking Branch
- Mega International Commercial Bank Co., Ltd., Offshore Banking Branch
- PT Bank KEB Hana Indonesia
- PT Bank Mayapada Internasional, Tbk
- Taiwan Shin Kong Commercial Bank Co., Ltd.
- E. Sun Commercial Bank, Ltd.
- PT Bank Woori Saudara Indonesia 1906, Tbk
- The Hyakugo Bank, Ltd.
Related News

Rugi Menipis, Emiten Sri Tahir (SRAJ) 2024 Defisit Rp542 Miliar

Kapok Tekor! Laba APEX 2024 Melejit 134 Persen

Tumbuh 16 Persen, ACES 2024 Tabulasi Laba Rp892 Miliar

Melangit 37.380 Persen, Laba LPKR 2024 Tembus Rp18,74 Triliun

CMNP Mau Borong 10 Persen Saham di Pasar, Ini Alasannya

BRI Raih 2 Penghargaan The Asset Triple A atas Konsistensi ESG