INOV Catat Penjualan Ekspor Daur Ulang Naik 122 Persen
:
0
Salah satu industri daur ulang limbah plastik di pabrik milik INOV.
EmitenNews.com - PT Inocycle Technology Group Tbk (INOV), Perusahaan daur ulang limbah PET terkemuka dan terbesar di Indonesia optimis dapat memanfaatkan potensi ekonomi dari industri daur ulang di Indonesia.
Seperti diketahui industri daur ulang Indonesia memiliki potensi ekonomi yang cukup besar, dengan investasi yang diperkirakan mampu mencapai Rp5,15 triliun. Di samping itu masih ada potensi ekspor yang besar karena China menutup pabrik daur ulang plastik yang berkapasitas 9 juta ton per tahun.
Saat ini INOV memiliki fasilitas pencucian yang tersebar di berbagai kota seperti Karanganyar, Mojokerto, Medan, Gowa, dan Subang. Untuk produk Recycled Polyester Staple Fiber (Re-PSF), INOV telah mendirikan pabrik di 4 kota yaitu Tangerang, Solo, Mojokerto, dan Medan. Pabrik re-PSF keempat INOV di Medan adalah tambahan terbaru dengan kapasitas produksi 6.000 MT/tahun.
"Kapasitas kami bila ditotal dari 4 pabrik bisa melampaui 40.000 MT/tahun. Dengan kapasitas sebesar itu, kami yakin berada pada posisi yang kuat untuk memanfaatkan potensi dari industri daur ulang yang ada saat ini," ujar Direktur INOV, Victor Choi.
INOV juga memiliki pabrik di Salatiga, Palembang, Medan, dan Makassar (Gowa & Talakar) yang memproduksi serat non-woven, yang merupakan bahan baku manufaktur untuk berbagai industri seperti otomotif dan garmen.
Dari perspektif kinerja finansial, hingga semester I - 2024, Perusahaan mencatat penjualan sebesar Rp307 miliar dengan produk Re-PSF menyumbang 75% dari total penjualan. INOV juga mencatatkan peningkatan penjualan ekspor sebesar 122% YoY yang berkontribusi sebesar 20% dari total penjualan.
Related News
Investasi Pribadi Presdir Rudy di Saham ASII, Belanjakan Rp20,2 Miliar
Kawasan Industri Jadi Mesin Pertumbuhan Bisnis Infrastruktur CDIA
Lepas Saham MPRO Senilai Rp474M, Taipan Ini Masih Kuasai 10,46 Persen
Dalam 13 Bulan Terus Lepas Saham, Bobby Gafur Tetap Pengendali OASA
UNTR Bagi Dividen Interim Rp430 per Helai, Pantau Jadwal Cum Dividen
DADA Beri Santunan Dividen, Total Rp2 Miliar, Per Helai Berapa?





