IPCC Perpanjang Kerjasama Angkut Kargo Hyundai Glovis Seperti CBU dan Alat Berat
EmitenNews.com -Bertempat di Kantor Pusat Hyundai GLOVIS, telah dilakukan Penandatanganan Perjanjian Pelayanan Kepelabuhanan Pelayanan Penanganan Bongkar Muat antara PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IPCC) dengan HYUNDAI GLOVIS CO., LTD.
Penandatanganan tersebut merupakan salah satu strategi Perusahaan dalam mengoptimalkan kepercayaan pelanggan kepada Perusahaan, terutama pelanggan eksisting yang telah secara loyal bekerjasama dengan Perusahaan hingga saat ini. Hal ini juga merupakan upaya IPCC dalam merealisasikan janji Perusahaan pada pemegang saham IPCC untuk meningkatkan kinerja Perusahaan di tahun 2024 mendatang.
Hadir dalam penandatanganan tersebut ialah Sugeng Mulyadi, Direktur Utama IPCC beserta sejumlah perwakilan Manajemen IPCC dan pihak Manajemen HYUNDAI GLOVIS CO., LTD yang penandatanganannya dikuasakan ke mr. Chan-Ho Yim, Senior Manager/Procurement & Business Supporting Group.
Penandatanganan perjanjian kerjasama kali ini adalah perpanjangan dari perjanjian yang sama sebelumnya sejak tahun 2021. Sejauh kerjasama ini berjalan, IPCC telah menangani kargo Hyundai Glovis seperti CBU dan alat berat.
Berdasarkan laporan kinerja operasional IPCC sampai dengan triwulan III tahun 2023, Hyundai Glovis telah melakukan bongkar muat di IPCC melampaui 40.000 unit.
“Adanya penandatanganan ini merupakan bentuk komitmen perusahaan untuk mempertahankan dan mengoptimalkan citra Perusahaan di mata pelanggan/mitra. IPCC mengapresiasi kepercayaan Hyundai Glovis kepada IPCC hingga masih berlanjut di tahun ke-3 ini. Harapannya kedepan IPCC dapat terus memberikan layanan terbaik dan memuaskan pelanggan sehingga makin memperluas kerjasama-kerjasama lainnya yang saling menguntungkan kedua belah pihak. IPCC juga optimis bahwa kolaborasi lanjutan ini dapat memberikan added value yang sangat positif bagi kedua Perusahaan kedepannya.” ungkap Sugeng.
Related News
TP Rachmat Jual 14,3 Juta Saham ESSA Senilai Rp10,8M, Harga Ikut Drop!
WINS Hentikan Buyback 2 Bulan Lebih Cepat, Ini Alasan Utamanya
Austindo (ANJT) Tunda Laporan Keuangan 2025, Audit Masih Berjalan
Laba Neobank (BBYB) Melangit 2.745 Persen Jadi Rp565,69 Miliar!
PerkuatĀ Ekspansi, RAJA Karungkan Pertumbuhan Laba 20 Persen di 2025
Turun Tipis, SUNI Bukukan Laba di Rp192 Miliar di 2025





