J Resources (PSAB) Akan Jual Tambang Emas di Gorontalo, Buat Bayar Hutang ke BNI?
:
0
EmitenNews.com - J Resources Nusantara, anak usaha PT J Resources Asia Pasifik Tbk (PSAB) akan menjual seluruh kepemilikan saham pada PT Gorontalo Sejahtera Mining kepada PT Andalan Bersama Investama, anak perusahaan dari PT Provident Indonesia.
Perjanjian jual beli bersyarat (CPSA) antara PT J Resources Nusantara dengan PT Andalan Bersama Investama ditandatangani pada tanggal 1 Oktober 2021.
Manajemen PSAB dalam keterangan resminya Selasa (5/10) menjelaskan, rencana penjualan saham ini tunduk kepada syarat pemenuhan yang diatur dalam perjanjian dan diperolehnya persetujuan-persetujuan dari pemegang obligasi dan/atau kreditur anak-anak perusahaan perseroan.
PT Gorontalo Sejahtera Mining, pemegang kontrak kerja wilayah tambang emas seluas 14.570 hektar yang menyebar di blok Pani dengan cadangan emas 379 ribu once emas dan Bolanggitang di Sulawesi Utara, serta blok Bulagidun di Sulawesi Tengah.
Sebelumnya, PSAB mengumumkan untuk menjajaki apabila terdapat investor yang tertarik terhadap aset-aset perseroan.
Langkah itu diambil PT J Resources Asia Pasifik (PSAB) mengalami kesulitan finansial. Karena itu, perusahaan mencari cara untuk mengatasi masalah tersebut. Itu penting untuk melunasi utang anak usaha yaitu J Resources Nusantara (JRN) kepada Bank Negara Indonesia (BBNI) senilai USD40 juta.
Rencana itu tertulis dalam jawaban manajemen PSAB atas pertanyaan regulator Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (10/9/2021).
“Selain proses refinancing, Perseroan juga berencana untuk menjajaki apabila terdapat investor yang tertarik terhadap aset-aset perseroan,” tulis manejemen PSAB.
Sebelumnya PT J Resources Asia Pasifik (PSAB) mengalami kesulitan finansial. Karena itu, perusahaan mencari cara untuk mengatasi masalah tersebut. Itu penting untuk melunasi utang anak usaha yaitu J Resources Nusantara (JRN) kepada Bank Negara Indonesia (BBNI) senilai USD40 juta
Related News
Deretan Top Gainers di Tengah IHSG yang Merah, Apa Saja?
Komisaris Multitrend Indo (BABY) Borong 2,17 Juta Saham, Ini Sosoknya
Kinerja Memburuk, Tiga Pentolan Ini Lepas Jutaan Saham BYAN
Ironi Anggota Lawas MSCI, EXCL Berbalik Rugi 286 Persen Kuartal I 2026
Bali United Ternyata Ada Sahamnya, Kodenya BOLA
Pantau Saham dengan Dividend Yield Jumbo Mei 2026, Nyampe 20 Persen





