Jual SBSN 2024, Bank Mandiri (BMRI) Raih Penghargaan dari Kemenkeu
:
0
BMRI raih penghargaan dari Kemenkeu
EmitenNews.com - Bank Mandiri kembali memperkuat posisinya sebagai agen pembangunan nasional dengan meraih penghargaan Mitra Distribusi Terbaik Penjualan Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) 2024 dari Kementerian Keuangan. Penghargaan ini mengukuhkan komitmen Bank Mandiri dalam mendorong inklusi keuangan dan meningkatkan minat investasi masyarakat.
SVP Wealth Management Bank Mandiri, Sista Pravesthi, menyebutkan bahwa penghargaan ini mencerminkan konsistensi bank dalam memperluas akses investasi bagi masyarakat. Hal ini sekaligus mendukung pendanaan pembangunan melalui penjualan SBSN.
“Keberhasilan ini menunjukkan kinerja positif Bank Mandiri serta perannya dalam memajukan perekonomian nasional,” jelasnya.
Bank Mandiri mencatatkan penjualan Surat Berharga Negara (SBN) Ritel lebih dari Rp23 triliun sepanjang 2024, dengan kontribusi SBSN mencapai lebih dari Rp13 triliun. Jumlah tersebut merupakan rekor terbesar dalam sejarah penawaran SBSN di Bank Mandiri, setara dengan 20% total penjualan nasional SBSN oleh Kementerian Keuangan. Lonjakan ini melibatkan hampir 60 ribu investor, di mana 25% di antaranya adalah investor baru.
Peningkatan ini didukung inovasi digital yang dihadirkan melalui aplikasi Livin’ by Mandiri, khususnya fitur Livin’ Investasi. Fitur ini mempermudah proses registrasi dan pembelian produk investasi secara digital, menarik lebih banyak investor untuk berpartisipasi.
Tren pertumbuhan juga terlihat pada Asset Under Management (AUM) produk SBN Bank Mandiri, yang naik lebih dari 20% dibandingkan tahun sebelumnya. SBN kini menjadi kontributor terbesar dalam portofolio AUM bank, mencapai lebih dari 70%. Menurut Sista, SBN menjadi pilihan investasi utama karena menawarkan imbal hasil menarik, keamanan investasi, dan peluang mendukung perekonomian nasional.
Ke depan, Bank Mandiri berencana terus berinovasi dengan menambah diversifikasi produk investasi di aplikasi Livin’ by Mandiri.
“Kami berharap fitur ini menjadi solusi komprehensif bagi semua jenis investor, dengan fokus pada kemudahan dan keamanan,” pungkas Sista.
Related News
GOTO ARB Day-1 Dibanjiri 1 Miliar Lot Jual, Morgan Stanley Juga Jualan
Batas Harga Rp1 Belum Berlaku, Morgan Stanley Jual 450 Juta Saham GOTO
Rencana EPAC di 3 November Nanti, Minta Restu Rights Issue & Buyback
Maybank Buka Jalur Halal ASEAN, Hubungkan Indonesia-Singapura-Malaysia
Muncul Aksi Nego Saham KETR Rp520 Miliar, Akuisisi Grup Sinarmas?
DGWG Bidik Laba Rp251 Miliar di 2026, Ada Pembagian Dividen?





