Kabar Baik dari MARK, Siap Bayar Dividen Rp20 per Saham 4 September
:
0
Ilustrasi salah satu produksi PT Mark Dynamics Indonesia (MARK). Dok. Mark Dynamics Indonesia.
EmitenNews.com - PT Mark Dynamics Indonesia Tbk. (MARK) Mengumumkan kabar baik. Emiten manufaktur porselen dan keramik itu, akan membagikan dividen interim untuk tahun buku 2026. Pembayaran dividen Rp20 per saham dijadwalkan pada 4 September 2026.
Dalam keterangannya Rabu (5/8/2026), Presiden Direktur MARK Ridwan menuturkan bahwa pembagian dividen tersebut berdasarkan Keputusan Direksi yang telah disetujui Dewan Komisaris pada 3 Agustus 2026.
Ridwan mengungkapkan adapun Cum dan Ex Dividen di Pasar Reguler dan Negosiasi akan dilakukan pada 13-14 Agustus 2026. Kemudian, Cum dan Ex Dividen di Pasar Tunai pada 18 Agustus dan 19 Agustus 2026.
Daftar Pemegang Saham yang berhak pada 18 Agustus 2026 (recording date) dan pembayaran dividen interim sebesar Rp76.000.006.200 atau Rp20 per saham jatuh pada tanggal 4 September 2026.
Ada Transaksi Material Berupa Akuisisi Saham Oleh Agro Dynamic Indo
Sebelumnya, PT Mark Dynamics Indonesia Tbk (MARK), secara resmi melaporkan transaksi material berupa akuisisi saham yang dilakukan oleh entitas anaknya, PT Agro Dynamics Indo (ADI).
Dalam keterbukaan informasinya, manajemen perusahaan yang antara lain memproduksi cetakan sarung tangan itu, mengungkapkan bahwa pada tanggal 23 April 2026, ADI telah mengambil alih mayoritas saham PT Anugrah Gloria Mas (AGM).
Nilai total transaksi pengalihan saham ini mencapai Rp9.999.000.000. ADI membeli sebanyak 5.000 lembar saham dari Jumadi dan 4.999 lembar saham dari Sutarno. Setelah transaksi tersebut, PT Agro Dynamics Indo kini menguasai 9.999 lembar saham atau setara dengan 99,99% kepemilikan di PT Anugrah Gloria Mas. Sisanya sebesar 0,01% masih dimiliki oleh Sutarno. ***
Related News
Laba Indika Energy (INDY) Semester I Melonjak, Saham Ditutup Menguat
WMPP Berbalik Raih Laba, Jaga Pemulihan dengan Efisiensi dan Divestasi
MARK Ungkap Rencana Bagi Dividen Interim, Cek Jadwalnya
Restrukturisasi, BNII Ambil Alih 51% Saham Maybank Asset Management
Jelang Right Issue BUVA, Tirta Orisa Milik Hapsoro Jual 250 Juta Saham
FORE Ungkap Bangun Pabrik Baru, Beber Alasan Belum Bagi Dividen





