Kabar Terbaru Danamon (BDMN), Jajaki Rencana Integrasi dengan MUFG
:
0
PT Bank Danamon Indonesia Tbk (BDMN)
EmitenNews.com - PT Bank Danamon Indonesia Tbk (BDMN) mengumumkan rencana integrasi operasional dengan MUFG Bank Ltd Jakarta Branch (MUFG Indonesia). Langkah ini berpotensi melahirkan salah satu institusi finansial global terbesar di Indonesia dengan jaringan bisnis dan basis nasabah yang jauh lebih luas.
Dalam keterbukaan informasi kepada Bursa Efek Indonesia, Senin (11/5/2026), Manajemen Bank Danamon menyatakan telah menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan MUFG Bank Ltd untuk menjajaki potensi integrasi kedua entitas.
Manajemen menjelaskan, integrasi tersebut akan menggabungkan kekuatan jaringan global MUFG dengan basis bisnis domestik Danamon. Jika terealisasi, entitas gabungan itu ditargetkan menjadi salah satu institusi keuangan terdepan di Indonesia.
“Integrasi tersebut akan menggabungkan kekuatan, keahlian, serta jaringan global dan nasional kedua entitas secara optimal untuk menjadi salah satu institusi finansial global terdepan di Indonesia,” tulis manajemen Danamon dalam keterbukaan informasi.
Rencana integrasi nantinya akan dituangkan dalam Rancangan Integrasi yang akan diajukan kepada regulator dan pemegang saham sesuai ketentuan yang berlaku. Perseroan memperkirakan proses integrasi efektif pada 2027.
Meski demikian, Danamon memastikan belum ada perubahan operasional selama proses integrasi berlangsung. Seluruh layanan perbankan, produk, jaringan kantor, hingga hubungan kontraktual dengan mitra usaha tetap berjalan normal.
Langkah ini juga dinilai sejalan dengan agenda konsolidasi perbankan yang tengah didorong Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Pasar pun mulai menyoroti potensi sinergi besar dari aksi korporasi tersebut, mengingat MUFG merupakan salah satu grup keuangan terbesar dunia yang saat ini telah menjadi pemegang saham pengendali Danamon.
Jika integrasi berjalan mulus, Danamon berpotensi memperkuat daya saing di segmen korporasi, trade finance, hingga layanan lintas negara, sekaligus memperbesar peluang ekspansi bisnis di tengah ketatnya industri perbankan nasional.
Related News
Investasi Pribadi Presdir Rudy di Saham ASII, Belanjakan Rp20,2 Miliar
Kawasan Industri Jadi Mesin Pertumbuhan Bisnis Infrastruktur CDIA
Lepas Saham MPRO Senilai Rp474M, Taipan Ini Masih Kuasai 10,46 Persen
Dalam 13 Bulan Terus Lepas Saham, Bobby Gafur Tetap Pengendali OASA
UNTR Bagi Dividen Interim Rp430 per Helai, Pantau Jadwal Cum Dividen
DADA Beri Santunan Dividen, Total Rp2 Miliar, Per Helai Berapa?





