Kampung Nelayan Merah Putih Diharapkan Jadi Simpul Pertumbuhan Baru
Kampung nelayan.(FotoL KKP)
EmitenNews.com - Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono resmi melantik dua pejabat tinggi madya di lingkungan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Rabu (24/9). Ade Tajudin Sutiawarman dipercaya menjabat sebagai Inspektur Jenderal, sementara Lotharia Latif ditetapkan sebagai Direktur Jenderal Perikanan Tangkap.
Dalam sambutannya, Menteri Trenggono menekankan bahwa pelantikan ini menjadi langkah penting untuk mempercepat realisasi program strategis KKP. Ia menegaskan, Inspektorat Jenderal memiliki peran krusial dalam mengawal pengawasan internal, menjaga efektivitas, efisiensi, dan akuntabilitas program serta memastikan setiap kebijakan dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
“Tantangan sektor kelautan dan perikanan sangat dinamis, mulai dari pengelolaan sumber daya alam, implementasi ekonomi biru, hingga adaptasi terhadap perubahan iklim. Oleh karena itu, pengawasan yang cermat dan evaluasi berkelanjutan sangat dibutuhkan,” ujar Menteri Trenggono.
Sementara itu, kepada Direktur Jenderal Perikanan Tangkap, Menteri Trenggono menegaskan peran strategis sektor ini dalam memperkuat ketahanan pangan nasional sekaligus mendorong kesejahteraan nelayan.
Program pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) diharapkan menjadi simpul pertumbuhan ekonomi baru berbasis masyarakat pesisir yang berdaya saing dan berkelanjutan.
Menteri Trenggono meminta kedua pejabat yang baru dilantik agar segera menjalankan tugas dan fungsi masing-masing serta memastikan pelaksanaan rencana aksi di lapangan.
“Selamat bekerja, segera ambil langkah strategis untuk mendukung program prioritas bidang kelautan dan perikanan, demi terwujudnya kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.(*)
Related News
PTBA Targetkan Kapasitas Produksi 100 Juta Ton
Berlaku 2027, AHY: Kebijakan ODOL Tak Boleh Hanya Sasar Pengemudi
Periksa! Ini 10 Saham Top Losers dalam Sepekan
Cek! Berikut Deretan 10 Saham Top Gainers Pekan Ini
IHSG Melesat 3,49 Persen, Dana Asing Cabut Rp16,49 Triliun
Stok Bensin di Atas 25 Hari, BBM Aman Hingga Idulfitri





