"Kalau kamu pengen kulit halus mulus bening, coba produk ini."
"Jangan sampai ketinggalan kereta saham ini. Dia mau ke langit ke tujuh."
Sebuah pesan berisi informasi. Informasi hasil menakjubkan bila pendengar, pembaca dan penonton mengikuti hal yang disebutkan si pembawa pesan. Si pembawa pesan dipilih pembuat pesan untuk menyampaikan pesan tertentu karena suaranya didengarkan.
Pembawa pesan bisa siapa saja. Dari mereka yang di bawah sorot lampu ketenaran, teman kenalan dunia nyata dunia maya sampai tetangga sebelah. Pembawa pesan punya power. Punya kekuatan untuk mempengaruhi mereka yang mendengar, menonton dan membaca pesannya. Mereka tau kekuatan mereka.
Pembuat pesan bisa siapa saja. Mereka punya pesan untuk disampaikan kepada penerima. Tujuan pesan bisa untuk kepentingannya atau kepentingan penerima pesan. Bila untuk kepentingannya, biasanya menguntungkan baginya tapi belum tentu menguntungkan bagi penerima pesan, bisa juga merugikan.
Penerima pesan juga bisa siapa aja. Yang aktif wara wiri di dunia maya pun dunia beneran, grup maya sampai geng arisan, yang diam sampai yang bawel, tua muda siapapun bisa jadi target penerima pesan. Mereka yang percaya suara pembawa pesan.
Bila si penerima pesan mengikuti informasi si pembawa pesan, ia akan mendapatkan hasil. Hasilnya bisa positif atau negatif. Bila informasi cocok, maka hasil membawa kebaikan keuntungan kemujuran. Bila tidak cocok, maka ia menerima keburukan kerugian kemalangan.
Penerima pesan sebenarnya punya pilihan untuk menelaah pesan yang disampaikan. Punya pilihan untuk tidak menelan bulat bulat sebuah pesan. Barangkali si pembawa pesan memang sudah halus mulus bening dari sono nya tanpa menggunakan produk pembuat pesan. Atau cek dulu ketinggian langit tujuan kereta, jangan jangan sekarang sudah di langit enam setengah.
Si pembawa pesan adalah rantai dari pembuat dan penerima pesan. Dari ketiga peran, dialah yang punya kekuatan untuk mempengaruhi penerima. Dia penentu pembawa dampak, baik pun buruk. Besarlah upahmu di surga bila kau membawa pesan berujung kebaikan buat penerima. Sebaliknya bila ia tahu tujuannya berujung kemalangan, ia bisa memilih untuk tidak menyampaikannya, sebenarnya...
Ketiga peran punya pilihan. Punya hati dan logika. Punya kemampuan untuk memilih. Pilih jadi baik atau buruk. Pilih bijak atau bodoh. Karena hukum dunia ini nyata adanya dan tak pernah berubah. Bahwa karma itu nyata. Bahwa apa yang kamu tabur itu pasti akan kamu tuai. What goes around comes around.
Related News
Usai Bursa Trading Halt, Menko Airlangga Sambut Baik Koreksi IHSG
Antisipasi Gangguan Cuaca, Pemerintah Percepat Distribusi Barang Pokok
Atasi Harga Naik Jelang Lebaran, Bawang Putih Impor Segera Masuk
Bursa Trading Halt Lagi, Airlangga Ungkap Momentum Reformasi Tiba
Imbau Pengguna Android Unduh Aplikasi PINTU di Google Play
Tabungan Turun, Masyarakat Butuh Stabilitas Harga Jelang Ramadan





