EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka terkoreksi pada perdagangan Kamis pagi (24/9/2026).

Berdasarkan data RTI Business pukul 09.07 WIB, IHSG sempat menyentuh level terendah di 6.331,79, melemah 43,12 poin atau 0,67% dari penutupan sebelumnya di 6.374,91.

IHSG terpantau level tertinggi intraday di 6.368,57. Tercatat volume transaksi mencapai 5,26 miliar saham dengan nilai transaksi Rp 2,10 triliun dan frekuensi 337.207 kali.

Sentimen & Proyeksi

Pelemahan IHSG pagi ini seiring sentimen negatif dari pasar global. Bursa saham AS ditutup melemah pada perdagangan Rabu (24/9), dengan S&P 500 turun 0,7% dan Nasdaq 100 terkoreksi 0,8% dari rekor tertinggi, dipicu kenaikan yield Treasury dan tekanan pada saham teknologi.

Dari dalam negeri, Bank Indonesia kembali menahan BI Rate di level 5,75% dalam RDG 22–23 September 2026.

Sinarmas Sekuritas dalam riset Morning Call 24 September 2026 memprediksi IHSG mencoba resistance 6.451 dengan rating neutral to bearish.

"Pada perdagangan hari Rabu (23 September) IHSG breakout resistance 6.371 dan ditutup di level 6.374. Pada perdagangan hari Kamis, IHSG berpeluang mencoba resistance 6.451 dan next resistance 6.563," tulis Sinarmas Sekuritas.

Sebaliknya, area support terdekat kini berada di rentang 6.258 – 6.186 – 6.100 yang diharapkan dapat diuji jika terjadi technical rebound.

R: 6.451 – 6.563 / 6.712