Kemenkeu Sambut Baik Turun Tangan Presiden Benahi Bea Cukai
:
0
Kementerian Keuangan menyambut baik sikap Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang turut turun tangan dalam upaya membenahi Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC).
EmitenNews.com - Kementerian Keuangan menyambut baik sikap Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang turut turun tangan dalam upaya membenahi Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC).
"Kami menyambut baik Bapak Presiden yang berkenan untuk turun tangan," kata Staf Khusus Menteri Keuangan Bidang Komunikasi Strategis Kementerian Keuangan Yustinus Prastowo, seperti dikutip Antara.
Dia menjelaskan Kementerian Keuangan telah mengambil sejumlah langkah untuk merespons masalah yang menimpa DJBC belakangan, termasuk dengan membawa diskusi ke rapat pimpinan sekaligus berkomitmen menuntaskan masalah sampai ke level regulasi.
Namun, lanjut dia, persoalan kepabeanan bukan hanya kapasitas DJBC dan Kementerian Keuangan, namun juga melibatkan banyak kementerian/lembaga (K/L) lainnya.
"Maka, saya rasa ini selaras, yang porsi Kementerian Keuangan diselesaikan oleh kami, yang porsi nonKementerian Keuangan memang Presiden yang bisa mengoordinasikan. Karena tanpa koordinasi di tingkat presiden, ini tidak akseleratif," tutur dia.
Diketahui, Menteri Keuangan Sri Mulyani melaporkan kepada Presiden Joko Widodo terkait sorotan publik terhadap Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (Bea Cukai) belakangan ini.
"Saya laporkan Bea Cukai dan pembahasan mengenai apa yang terjadi, situasi yang dihadapi oleh seluruh jajaran di lapangan, yang viral-viral," kata Sri Mulyani usai bertemu Presiden di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu.(*)
Related News
REI Nilai Tenor KPR 40 Tahun Perluas Akses Rumah bagi Pekerja Informal
Tol Pendukung Pariwisata di Jateng Triwulan I Tumbuh di Atas 15 Persen
Ikuti Indonesia, Malaysia Batasi Medsos Bagi Usia di Bawah 16 Tahun
Hingga April 2026 QRIS Digunakan 45 Juta Merchant, Mayoritas UMKM
Usai Diterpa Pengumuman FTSE, Ini Prediksi IHSG Pekan Depan
CUAN, DSSA, TPIA, WBSA, dan RLCO Ramaikan Top Losers Pekan ini





