Kinerja ANTM Lampaui Proyeksi, Prospek Saham Menjanjikan
:
0
PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) atau Antam mencetak kinerja kuat pada semester I-2026
EmitenNews.com - PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) atau Antam mencetak kinerja kuat pada semester I-2026, bahkan melampaui proyeksi analis, ditopang oleh lonjakan bisnis nikel dan bauksit, sedangkan emas moderat. Ini diharapkan menjadi katalis penguatan saham ANTM yang mendapatkan target harga tinggi dari beberapa sekuritas.
Berdasarkan riset BRI Danareksa Sekuritas (BRIDS), kuartal II-2026, pendapatan Antam mencapai Rp33,4 triliun, naik 1,6% secara tahunan (yoy), sedangkan laba bersih Rp3 triliun, tumbuh 16,2%. Semester I-2026, pendapatan Antam naik 6,3% menjadi Rp62,7 triliun, naik 36%, sedangkan laba bersih melonjak 36% menjadi Rp6,4 triliun.
Laba bersih Antam semester I-2026 melampaui proyeksi BRIDS dan konsensus analis, lantaran sudah mencapai 69,7% dan 70% dari estimasi setahun penuh. Adapun pendapatan pada periode itu mencapai 52,9% dari proyeksi setahun penuh BRIDS.
"Pertumbuhan pendapatan ditopang oleh lonjakan pendapatan bisnis nikel serta bauksit dan alumina masing-masing 32,4% dan 28,3%, sedangkan emas tumbuh moderat 1,4%," tulis BRIDS, dikutip Senin (12/10/2026).
BRIDS menilai, perbaikan harga jual rata-rata atau average selling price (ASP), terutama nikel menjadi katalis lonjakan laba bersih, sedangkan pemulihan penjualan emas terimbas oleh penurunan harga di pasar dunia. BRIDS mencatat, harga emas kuartal II-2026 turun 9,2% secara kuartalan, seiring normalisasi, kendati masih naik 38% sepanjang tahun.
BRIDS mencatat, volume penjualan emas Antam mencapai 9,6 ton kuartal II-2026, naik 13,6% secara kuartalan. Ini mampu menopang penjualan.
Sementara itu, ASP nikal naik 18,7% secara kuartalan dan 44% pada kuartal II menjadi US$80 per ton, didorong oleh lebih tingginya harga patokan mineral (HPM). Adapun penjualan bijih nikel mencapai 3,4 juta ton.
Seiring dengan itu, margin laba bersih (net profit margin/NPM) nikel naik 410 bps secara kuartalan menjadi 54,5%, emas 4,4%, dan bauksit 24,1%.
BRIDS menilai prospek saham ANTM masih kuat. Broker ini mempertahankan proyeksi pendapatan dan laba bersih 2026 ANTM masing-masing Rp118,7 triliun dan Rp9,2 triliun. Antam bakal tambah berkibar jika harga emas pulih pada kuartal II.
Broker ini menetapkan rekomendasi buy saham ANTM dengan target harga Rp4.800, mencerminkan potensi kenaikan sangat besar, sebesar 53% dari harga saat laporan dibuat Rp3.130.
Related News
Emiten Pasir Silika Sandiaga Uno (MITI) Ungkap Eksplorasi di Q3 2026
GEMS Ungkap Aktivitas Eksplorasi Rp6,5M, Tuntaskan 46 Titik
CANI Buka Suara Soal Suspensi Saham, Bakal Lakukan Ini
Serius ke Bisnis Tambang, BIKE Caplok Lagi 1 Perusahaan, Sahamnya ARA!
DSSA Kebut Aktivitas Eskplorasi, Gelontor Hingga Rp10,4 Miliar di 2026
Empat Saham Divonis UMA: 1 dari 2 Jatuh ARB, 1 Flat, 1 Menguat di FCA





